Malaysia Fair 2026 Ungkap Meningkatnya Minat Warga Indonesia Berobat ke Malaysia

Nasional43 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Minat masyarakat Indonesia untuk berobat ke Malaysia terus menunjukkan tren peningkatan. Hal itu tercermin dari tingginya antusiasme pengunjung pada Malaysia Fair 2026 yang berlangsung di Main Atrium Gandaria City, Jakarta, pada 4–7 Juni 2026.

Pameran yang diselenggarakan oleh Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) bersama Tourism Malaysia tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan, kebugaran, hingga wisata yang menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Siti Nurhaliza selaku Brand Ambassador MHTC. Kehadirannya menegaskan komitmen Malaysia dalam mempromosikan wisata medis yang menggabungkan layanan kesehatan berkualitas, keramahan pelayanan, serta kedekatan budaya dengan masyarakat Indonesia.

Malaysia Fair 2026 menjadi bagian dari program Malaysia Year of Medical Tourism 2026 (MYMT 2026) yang mengusung tema “Healing Meets Hospitality”.

Melalui kegiatan ini, berbagai pelaku sektor kesehatan dan pariwisata dipertemukan untuk memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap layanan wisata medis terintegrasi di Malaysia.

Sejumlah rumah sakit unggulan Malaysia turut ambil bagian dalam pameran tersebut, termasuk Island Hospital, Institut Jantung Negara, Mahkota Medical Centre, dan Subang Jaya Medical Centre, bersama sejumlah institusi kesehatan lainnya.

Pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan penyedia layanan kesehatan, memperoleh informasi layanan medis unggulan, serta menjajaki berbagai paket wisata dan destinasi yang tersedia di Malaysia.

Chief Executive Officer MHTC, Suriaghandi Suppiah, mengatakan Indonesia tetap menjadi salah satu pasar utama bagi industri wisata medis Malaysia.

“Melalui Malaysia Fair 2026, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan Malaysia yang terpercaya kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi pilihan untuk layanan kesehatan berkualitas internasional, pelayanan yang penuh empati, dan pengalaman pasien yang menyeluruh,” ujar Suriaghandi.

Data MHTC menunjukkan Indonesia masih menjadi pasar terbesar bagi Malaysia Healthcare. Sepanjang 2025, wisatawan kesehatan asal Indonesia menyumbang sekitar RM2,2 miliar terhadap pendapatan wisata medis Malaysia.

Angka tersebut meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berkontribusi hampir 66 persen terhadap total pendapatan industri wisata medis negara itu.

Jumlah warga Indonesia yang berobat ke Malaysia juga terus bertambah. Pada 2025, tercatat lebih dari 970 ribu pasien asal Indonesia memanfaatkan layanan kesehatan di negeri jiran tersebut.

Layanan yang paling banyak diminati meliputi pemeriksaan kesehatan (medical check-up), gastroenterologi, perawatan kanker, endokrinologi, kardiologi, hingga bedah ortopedi.

Tingginya permintaan pada berbagai layanan spesialis tersebut memperkuat posisi Malaysia sebagai salah satu destinasi wisata medis utama di kawasan Asia Tenggara.

Malaysia Fair 2026 turut didukung sejumlah mitra strategis, antara lain batikair.com⁠, javamifi.com⁠, dan Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.

Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara sektor kesehatan, pariwisata, dan transportasi dalam mempromosikan Malaysia sebagai tujuan wisata medis bagi masyarakat Indonesia.[]

Comment