RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia menggelar seminar diskusi publik bertema “Jakarta Kota Global: Tantangan dan Peluang dari Perspektif Sosial, Tata Kota, dan Ekonomi” di Markas Komando Gerakan Pemuda Ansor, Minggu (24/5/2026).
Forum tersebut menghadirkan Tenaga Ahli Gubernur DKI Jakarta Nadin Asmarandjani serta Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia Justin Adrian. Sementara Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chiko Hakim yang sebelumnya dijadwalkan hadir berhalangan.
Ketua PKC PMII DKI Jakarta M. Nadzir Ahyaul’ilmi menilai pembangunan Jakarta saat ini masih terlalu berorientasi pada kemegahan fisik dan belum sepenuhnya menyentuh pembangunan manusia.
Menurut pria yang akrab disapa Tum Ulil itu, pembangunan infrastruktur yang terus digenjot tidak akan memberi dampak jangka panjang apabila sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial masih tertinggal.
“Pembangunan fisik di Jakarta terus diprioritaskan, namun belum diimbangi dengan penguatan sektor pendidikan. Akibatnya, kemajuan ini menjadi rapuh secara sosial,” ujarnya.
Ia menegaskan, konsep Jakarta sebagai kota global seharusnya tidak hanya diukur dari gedung tinggi, transportasi modern, maupun wajah kota yang semakin megah, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakatnya.
“Apakah orientasi pembangunan Jakarta hari ini lebih fokus pada infrastruktur fisik dibanding pembangunan sumber daya manusia?” katanya.[]














Comment