by

Mewaspadai Generasi Pewaris  Komunisme

-Opini-19 views

 

 

Oleh:  Novita Darmawan Dewi, Pegiat di Komunitas Ibu Ideologis (‘Tas Bude’)

__________

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Politisi PDIP, Ruhut Sitompul mendukung panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa yang membolehkan keturunan PKI (Partai Komunis Indonesia) mendaftar menjadi prajurit TNI, ia menyindir bahwa keturunan PKI lebih baik dibanding orang yang mengaku cucu Nabi tapi memiliki kelakuan melebih PKI. Hal ini disampaikan Ruhut Sitompul melalui akun Twitter pribadinya, @ruhutsitompul pada Jumat, 1 April 2022.

“Keturunan PKI boleh masuk TNI. Tolong ya, keturunan di sini maksudnya bukan Anak, bisa Cucu bahkan Buyut. Tapi Ideologi/Ajaran Komunis tegas dilarang,” kata Ruhut Sitompul.

Demokrasi Hanya Alergi dengan Islam, Bukan yang Lain

Polemik soal bolehnya keturunan PKI masuk TNI dan lembaga negara lain bukan hal baru. Hal ini sudah difasilitasi oleh UU. Ini menandakan bahwa demokrasi sebagaimana dipraktikkan saat ini sangat adaptif terhadap pemikiran ajaran dan ide apa pun, tetapi sayangnya tidak terhadap pemikiran dan ajaran Islam.

Dalam pandangan demokrasi, Islam dianggap harus selalu diwaspadai, bahkan dikriminalisasi. Ajaran Islam dicitraburukkan dan para penganutnya dilabeli teroris, radikal, fundamentalis, dan sejenisnya.

Para ulama hanif yang menyuarakan Islam kafah dan lurus malah ditangkap, dituduh dan dikriminalisasi. Orang-orang yang dengki dan benci kepada Islam berusaha sebisa mungkin menjauhkan peluang Islam untuk dipraktikkan secara utuh di dalam kehidupan muslim. Subhanallah.

Allah Swt. berfirman dalam At-Taubah  32:

“Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai.”

Namun, Allah Taala mengingatkan kita bahwa Allah lebih berkuasa atas segala sesuatu, termasuk lebih hebat rencana dan kehendak-Nya dibandingkan manusia.

“Dan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.” (QS Ali Imran: 54)

Bagaimanapun fitnah dan tuduhan kepada Islam dan penganutnya, Islam adalah ajaran agama dan pandangan hidup yang paripurna. Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamiin, membawa rahmat (kasih sayang) tidak hanya untuk seluruh manusia, tetapi untuk seluruh jagat raya. Menghancurkan Islam sama saja dengan menghancurkan bumi beserta seluruh alam raya.Wallahualam.[]

 

Comment

Rekomendasi Berita