Musyda Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu Digelar, Soroti Ideologi hingga Krisis Lingkungan

Politik27 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Musyawarah Daerah (Musyda) Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu digelar di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu, 25 April 2026. Forum perdana ini mengusung tema peneguhan ideologi dan kepemimpinan negarawan sebagai arah gerak organisasi di wilayah kepulauan.

Ketua Steering Committee Musyda, Dipo Khairul Islami, menyebut forum ini sebagai momentum awal konsolidasi Qorganisasi di Kepulauan Seribu.

“Kehadiran Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Seribu menjadi harapan besar, apalagi organisasi ini telah berusia 94 tahun,” kata Dipo dalam sambutannya.

Ia berharap kepemimpinan baru yang terpilih mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan persyarikatan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kepulauan Seribu, Ahmad Basahil, menilai Musyda tidak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang evaluasi dan perumusan program.

“Musyda ini diharapkan melahirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat Kepulauan Seribu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta, Zulfahmi Yasir Yunan. Ia menekankan pentingnya aksi nyata ketimbang sekadar wacana.

“Kita tidak kekurangan orang pintar, tapi sering kali kekurangan tindakan. Jadilah tangan yang bergerak, bukan sekadar telinga yang mendengar,” kata Zulfahmi.

Dalam kesempatan itu, Zulfahmi juga menyinggung persoalan lingkungan di Jakarta, khususnya krisis air bersih yang berdampak pada penurunan muka tanah. Ia menyebut penurunan tanah di Jakarta berkisar 5–10 sentimeter per tahun, yang berpotensi memperparah kerentanan wilayah pesisir dan kepulauan.

Menurut dia, Pemuda Muhammadiyah perlu mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam merespons persoalan tersebut. “Isu lingkungan harus menjadi perhatian serius, terutama bagi wilayah kepulauan,” ujarnya.

Musyda kemudian menetapkan tujuh formatur, yakni Rokip Andini, Suroso, Apriansyah, Saiful Fahri, Panji Raka, M. Fahmi Aziz, dan Ari Pramana Saputra. Dari hasil musyawarah, Rokip Andini terpilih sebagai Ketua dan Suroso sebagai Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara, Muhammad Rizki, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru tersebut. Ia mengingatkan bahwa sebelumnya Kepulauan Seribu masih berstatus sebagai cabang dari Jakarta Utara.

“Dengan terbentuknya kepengurusan ini, kami berharap Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu bisa berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Rizki.

Musyda perdana ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Seribu, terutama dalam bidang sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.[]

Comment