RADARINDONESIANEWS.COM, PALESTINA — Tim Emergency Medical Team (EMT) MER-C kembali mencatat keberhasilan di tengah krisis kemanusiaan Gaza. Dokter bedah saraf dr. Eka Budhi Satyawardhana, Sp.BS, bersama tim medis lokal berhasil mengoperasi seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun yang mengalami patah tulang tengkorak setelah terjatuh dari truk saat mengambil bantuan di area Zikim, Gaza Utara.
Ketika pertama kali diperiksa, tingkat kesadaran pasien hanya Glasgow Coma Scale (GCS) 10 dari 15. Kondisi itu dinilai sangat berisiko. “Kalau operasi ditunda, risikonya bisa fatal. Selain itu, ada luka terbuka yang dapat menyebabkan infeksi di otak,” ujar dr. Eka, Kamis (12/9/25).
Operasi darurat pun segera dilakukan. “Alhamdulillah, operasi sudah selesai. Kami membuka luka di kepala dan membersihkan serpihan tulang yang menancap di otak. Mudah-mudahan pasien bisa selamat,” tambahnya.
Dr. Eka bersama dr. Regintha Yasmeen Burju Bachtum, Sp.OG, bertugas di Gaza City sejak 5 Agustus 2025. Di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan akibat blokade dan agresi Israel, tim EMT MER-C bersama tenaga medis setempat terus melakukan puluhan operasi setiap pekan untuk membantu para korban konflik.[]













Comment