PJMI dan BAGANA Gerakan Rakyat Dorong Optimalisasi Wakaf Emas dan Uang untuk Pemberdayaan Umat

Ekonomi22 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) bersama Badan Penanggulangan Bencana (BAGANA) Gerakan Rakyat menggelar diskusi interaktif bertajuk “Potensi dan Tantangan Wakaf Emas dan Uang di Era Modern” di Menara 165, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Diskusi dihadiri Ketua Umum PJMI H. Ismail Lutan beserta jajaran pengurus, Ketua BAGANA Gerakan Rakyat Dr. Elfahmi Anzir Noor Azis, Sp.OG(K) Onk, anggota PJMI, relawan kemanusiaan BAGANA Gerakan Rakyat, serta sejumlah tamu undangan.

Hadir sebagai narasumber Isral Suardi, SH, anggota Departemen Keuangan Syariah Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Umat MPP ICMI yang juga dikenal sebagai pengamat keuangan syariah.

Dalam paparannya, Isral menyoroti peran strategis wakaf uang berbasis instrumen emas sebagai salah satu pilar baru dalam pemberdayaan ekonomi umat di tengah dinamika sistem keuangan modern.

Menurut dia, kombinasi antara fleksibilitas wakaf uang dan stabilitas nilai emas menjadikan instrumen tersebut berpotensi menjaga ketahanan aset umat dalam jangka panjang.

“Wakaf uang berbasis instrumen emas memberikan proteksi jangka panjang terhadap inflasi. Nilai pokok wakaf tetap terjaga secara riil, sementara hasil pengelolaannya dapat disalurkan secara berkelanjutan untuk program-program produktif,” kata Isral.

Ia menjelaskan, emas selama ini dikenal sebagai safe haven atau aset yang relatif aman dari gejolak inflasi sehingga mampu menjaga nilai pokok wakaf. Selain itu, wakaf uang dinilai memiliki tingkat aksesibilitas yang tinggi karena memungkinkan masyarakat dari berbagai lapisan untuk berwakaf tanpa harus memiliki aset bernilai besar seperti tanah atau properti.

Menurut Isral, keunggulan lainnya adalah potensi pemberdayaan ekonomi yang nyata. Dana yang terkumpul dapat dikelola secara produktif untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, serta berbagai program sosial lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum PJMI H. Ismail Lutan mengatakan kolaborasi antara PJMI sebagai wadah jurnalis Muslim dan BAGANA Gerakan Rakyat sebagai organisasi sosial kemanusiaan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengelolaan wakaf modern.

Menurut Ismail, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana silaturahmi dan momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, tetapi juga diharapkan mampu memperluas pemahaman publik mengenai berbagai inovasi pengelolaan wakaf yang berkembang saat ini.

“Melalui sinergi ini, PJMI berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang mencerahkan. Sementara BAGANA Gerakan Rakyat siap mengawal implementasi program sosial, kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan pemberdayaan masyarakat agar tepat sasaran bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.

Diskusi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan instrumen keuangan sosial syariah sebagai solusi alternatif dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan umat di Indonesia.[]

Comment