by

Prof. Suteki Ungkap Bahaya Era Post-Truth Melalui Media Massa

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pakar Hukum dan Masyarakat, Prof. Dr. Suteki, S.H, M.Hum mengungkap tentang bahaya post truth, sebuah era kebohongan yang kemudian dianggap sebagai sebuah kebenaran, melalui media massa.

Hal itu dikatakannya dalam FGD Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa#31: Era Post-Truth: Politik, Kekuasaan, dan Kebohongan, di kanal YouTube Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa, Sabtu (4/6/2022).

“Media menjadi sarana penyebar kebohongan dan akhirnya bisa berubah menjadi ‘Nabi palsu’,” tuturnya.

Guru Besar Fakultas Hukum Undip ini mengatakan, ‘Nabi palsu’ terbesar pada akhir zaman adalah media yang banyak memberikan penyesatan berisi fitnah, membuka aib, mengadu domba, menakut-nakuti, serta mengikis keimanan.

“Yang terparah, menyeret umat menuju perilaku syirik dan sombong. Pada akhirnya bisa mengubah seorang beriman menjadi kafir dan murtad,” jelasnya.

Ia melanjutkan, ‘Nabi palsu’ ini menjadi penyempurna sepak terjang pengikut peradaban era post truth demi kepentingan jahat politik kekuasaan.

“Adakah peran negara untuk mencegah dan memberantas ‘Nabi palsu’ dalam media?” pungkasnya. [Puspita Satyawati]

Comment