Sebagai Efek Jera, Tulus Abadi Dorong Pemda DKI Minta Ganti Rugi Kerusakan JPO Tendean

Metro80 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pegiat perlindungan konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi, S.H menilai perusahaan pemilik truk yang menabrak jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) perlu dimintai pertanggung-jawaban atas kerusakan yang ditimbulkan.

Menurut Tulus, insiden yang menyebabkan JPO rusak dan mengganggu arus lalu lintas tersebut semestinya tidak hanya diselesaikan melalui proses penanganan teknis dan hukum, tetapi juga diikuti dengan kewajiban mengganti kerugian.

“Perusahaan maupun pengemudi harus bertanggung jawab atas biaya perbaikan JPO serta kerugian lain yang timbul akibat kejadian tersebut. Langkah ini penting untuk memberikan efek jera,” kata Tulus dalam keterangan tertulis, Selasa (15/7/2026).

Peristiwa itu terjadi setelah sebuah truk pengangkut alat berat tersangkut pada JPO di Jalan Kapten Tendean. Akibatnya, struktur JPO mengalami kerusakan sehingga pemerintah bersama aparat terkait melakukan penanganan dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

Tulus menyebut kejadian serupa telah beberapa kali terjadi, termasuk di ruas jalan tol. Karena itu, ia mendorong perusahaan angkutan menerapkan standar keselamatan dan prinsip kehati-hatian yang lebih ketat dalam operasional kendaraan, terutama untuk pengangkutan muatan berdimensi besar.

Ia juga menilai penegakan tanggung jawab terhadap pelaku dapat menjadi peringatan bagi perusahaan lain agar tidak mengabaikan aspek keselamatan dalam kegiatan angkutan barang.

Menurut Tulus, kelalaian dalam pengangkutan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi akibat terganggunya aktivitas masyarakat.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menangani kasus tersebut secara tegas dan ganti rugi sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga kini, penyebab pasti insiden masih dalam penanganan aparat berwenang.[]

Comment