Senator DKI Jakarta Prof Dr Dailami Firdaus: Tren Awal 2018, Habis Beras Terbitlah Garam

Berita1159 Views
Senator DKI Jakarta Prof Dr Dailami Firdaus.[Widhy/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Habis Beras Terbitlah Garam, mungkin ini akan menjadi trend di awal tahun 2018, kebijakan membuka kran impor beras sebelumnya dengan tambahan kata khusus masih menjadi pertanyaan, apa urgensi nya dan kebijakan tersebut untuk kepentingan siapa.
“Sekarang sebagai negara dengan garis pantai terpanjang harus melakukan impor garam. Kali ini dengan tambahan kata industri ( garam industri ), dikarenakan belum dapat diproduksi oleh produsen dalam negeri dan pengulangan pernyataan kembali, bahwa dipastikan tidak akan Mengangu produksi dalam negeri. Terlepas pernyataan dari Menko Maritim mengenai kebijakan impor garam ini sudah direkomendasikan diakhir tahun dalam rapat koordinasi.” Demikian ungkap senator DKI Jakarta ini, Ahad (21/1/2018).
Saya, lanjut Dailami, kembali harus mengatakan masalah klasik dengan solusi klasik, tahun kemarin kita pun pernah mengalami hal serupa, permasalahannya yang utama adalah, pertanyaan yang selalu ditanyakan yaitu setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah, sebenarnya ini wujud keberpihakan kepada siapa. Ujar Bang Dailami sapaan Anggota DPD RI asal Jakarta Prof.Dr.H.Dailami Firdaus.
Dailami menambahkan, bila kita bertanya kepada instansi terkait sampai kapan kita akan impor, jawabannya selalu sampai kita siap produksi dan pasti alasannya adalah faktor cuaca. Menurut saya seperti ada yang putus disini, program-program pemerintah menjadi seperti seremonial saja atau hanya sekedar untuk mengugurkan kewajiban tanpa ada tujuannya dan ini selalu terjadi berulang-ulang.
“Hemat saya siap tidak siap dan suka tidak suka pemerintah harus membuat sebuah kebijakan yang dirasa berpihak kepada masyarakat. Saya yakin masyarakat sudah cerdas dan siap mendukung segala program pemerintah, namun kembali lagi saat ini kita menunggu sebuah kebijakan yang konstruktif edukatif sebagai perwujudan keterpihakan pemerintah terhadap rakyat.” Tutup Bang Dailami kepada redaksi RadarIndonesia.com ( A Widhy )

Comment