Soal Hermansyah Dan Chat HRS Yudi Syamhudi Temui Wakapolri

Berita3855 Views
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) kembali mendatangi Mabes Polri, sebelumnya MRI juga telah mendatangi Mabes Polri untuk bertemu Wakapolri Komjen. Pol. Drs. Syafruddin, M.Si, namun karena tidak berada ditempat untuk yang kedua kalinya, akan tetapi MRI tidak patah semangat untuk membela kepentingan rakyat khususnya terkait Hak Asasi Manusia (HAM.
Ketua Presidium MRI menyatakan keberatannya kepada pejabat polisi yang menyatakan bahwa akan mempidanakan siapa pun yang mengaitkan kasus Hermansyah dengan terbongkarnya fitnah chat Habib Rizieq.
“Karena kasus ini sebuah tindakan pelanggaran konstitusi pasal 28 UUD 1945, kemudian UU no. 9 tahun 1998 dan kode etik polisi kenegaraan itu sendiri. Dimana kode etik polisi itu menyatakan bahwa polisi harus bersikap netral dalam politik dan harus menjunjung tinggi hak asasi manusia,” kata Yudi di Mabes Polri, Jumat (21/07/17).
Sebab, ini akan menjadi dampak yang tidak baik, masyarakat tidak akan percaya lagi pada pemerintah, di mana pemerintah adalah bagian dari negara. Masyarakat tidak lagi apresiatif kepada pemerintah dan bahkan mendorong terjadi pembangkangan.
Yudi menyampaikan tujannya menghadap Wakapolri, MRI berharap polisi bisa bertugas sesuai dengan fungsi tugas kepolisian, tidak lagi berada di ruang politik praktis, yang menyangkut prosedur Pemilu maupun Sidang Istimewa (SI) yang sedang kita perjuangkan.
Alasan MRI tidak menghadap langsung kepada Kapolri, dikarenakan sebelumnya ada isu yang menyatakan bahwa Kapolri menginginkan pensiun dini, oleh karenanya MRI sengaja mendatangi Wakapolri. “Kalau kami datangi Kapolri dan khawatir laporan kita tidak diproses, oleh sebab Kapolri diganti,” ujar Yudi yang menginginkan Polri berada di bawah kemendagri ini.
Karena instrumen kepolisian ada indikasi terkait dengan politik rezim Jokowi. MRI berharap, “polisi kembali ke relnya supaya menjadi fungsinya, sebagai alat keamanan dan pengayom masyarakat. Jika polisi mau bekerjasama dengan masyarakat membentuk tim independen akan lebih bagus lagi,” pungkasnya. (Elwan/gf]

Comment