by

Tidak Siap Hadapi Bencana, Bupati Nias : Yang Jelas Saya Akan Copot Dari Jabatan

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Sebanyak 14 unit bangunan milik warga di Desa Tetehosi, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias ludes dilalap sijago merah, Selasa (24/11) malam.

Dari keterangan salah seorang warga yang mengalami musibah, Samsul Bahril Zebua mengungkapkan jika api menyebar dengan sangat cepat.

“Semalam sekitar pukul 11:30, terdengar suara masyarakat yang berteriak, api-api, kita terkejut dan bangun mendengar teriakan itu. Kejadian kebakaran semalam kurang lebih satu jam,” ucap Samsul Bahril Zebua menerangkan situasi kejadian.

Ia mengungkapkan, dirinya bersama keluarga yang lain tidak sempat menyelamatkan harta benda.

“Kami sangat menyayangkan tidak adanya kesiapan damkar dalam menangani bencana kebakaran ini,” tuturnya dengan rasa kecewa.

Dilokasi kebakaran, Bupati Nias, Drs. Sokhiatulo Laoli, MM yang datang bersama rombongan mengucapkan rasa prihatin.

“Kita sangat prihatin atas kejadian ini, tentu hal ini tidak ada satupun yang menginginkan hal ini terjadi,” imbuh Bupati Nias.

“Sebagai bentuk rasa prihatin, Pemerintah Daerah Kabupaten Nias datang kesini, kami hanya dapat memberikan bantuan secara darurat kepada keluarga yang ditimpa bencana,” ucapnya lebih lanjut.

Ditanyai terkait tidak sigapnya petugas pemadam saat kebakaran, orang nomor satu di Kabupaten Nias itu menuturkan jika Ia akan mencopot pihak yang bertanggungjawab atas insiden tersebut.

“Damkar yang dikoordinir oleh BPBD kami lihat ada kelalaian. Saya nanti akan bahas dengan jajaran, tapi yang jelas saya akan copot dari jabatan, siapa pun dia, ini kelalaian tidak siap siaga menghadapi bencana,” ucapnya tegas.

Camat Idanogawo, Bonifasius Telaumbanua kepada para awak media mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi tempat tinggal sementara untuk para korban kebakaran.

“Kita dari pihak kecamatan telah memfasilitasi para korban untuk tinggal sementara waktu di rumah dinas Camat, namun hingga saat ini masih belum ada yang berkeinginan dikarenakan para korban lebih memilih untuk tinggal di rumah tetangga ataupun rumah keluarga yang lain,” tutur Bonifasius.

Kapolsek Idanogawo, Yaaro Lase mengungkapkan, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa dan pihaknya masih melakukan lidik.

Reporter : Albert

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 3 =

Rekomendasi Berita