by

Tikar Jadi Kapolri, Pedagang Kaki Lima Menyambut Positif

Ali Mahsun saat menyetahkan penghargaan dari APKLI ke Tito Karnavian
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Diajukannya Komjen Polisi Tito Karnavian
atau akrab disapa Tikar sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden
Jokowi ke DPR RI, menjadi harapan cerah bagi kalangan pedagang kaki
lima.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima atau
APLKI, Ali Mahsun, M. Biomed dalam rillis yang diterima Redaksi
Beritabana.co, Rabu (15/6).


Dimata Ali Mahsun, Tikar bagi APKLI dan PKL merupakan sosok yang
sangat familiar. Lebih dari itu, ada hal dan pengalaman khusus tatkala
Tikar sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru dalam menangani Tragedi
Miniatur Revolusi PKL Monas Jakarta tanggal 20 Juni 2015 satu tahun yang
lalu.


“Tangan dingin Tito mampu selesaikan kasus tersebut dengan arif dan
bijaksana, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan kemanusiaan
sebelum mengambil tindakan tegas,” urainya.


Bahkan, pada suatu kesempatan bekas Kaolda Papua itu menyampaikan
bahwa soal PKL adalah soal perut rakyat, harus gunakan pendekan
persuasif dan kemanusiaan. Walau berdasarkan rekaman video kasus PKL
Monas seharusnya lebih dari 40 PKL yang jadi tersangka, namun hanya 3
PKL yang jadi tersangka dan yang satu tidak ditahan karena sedang hamil,
yaitu PKL Edy Mendra, PKL Armonta Surbakti, dan PKL Sri wahyuningsih.


“Oleh karena itu, tak ada kata lain kecuali APKLI dan PKL mengucapkan
puji syukur kehadirat Allah SWT, serta mendoakan dan mendukung
sepenuhnya pak Tito mendapatkan amanah Kapolri, taburkan kemanfaatan
yang jauh lebih luas untuk nusa, bangsa, dan Negara tercinta Indonesia,”
tegasnya.


APKLI, lanjut Ali Mahsun meyakini ditangan Tikar, Polisi benar-benar
menjadi sahabat PKL, kedepankan pendekatan persuasif dan kemanusiaan
dalam menangani persoalan PKL. Bahkan ada harapan baru dipundak Tikar
untuk melindungi dan membina PKL diseluruh Indonesia.


“Kepada Jenderal Tito, yang insyaAllah segera dilantik sebagai
Kapolri, APKLI menitipkan nasib dan masa depan PKL, serta kedaulatan
ekonomi bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Selamat dan
sukses Jenderal Tito, Ibu Pertiwi Merindukan Dharma Bhaktimu,” pungkas
dokter ahli kekebalan tubuh Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995 – 1998.
(Aldo/bb)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + four =

Rekomendasi Berita