UMN Perkuat Relasi Media, Kenalkan Prodi AI dan Program RPL

Pendidikan350 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar halal bihalal dan silaturahim bersama mitra media di Hotel Ascott, Menteng, Jakarta Pusat, pada awal Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan sekaligus memperkenalkan sejumlah inovasi pendidikan yang diklaim relevan dengan kebutuhan industri.

Rektor UMN, Andrey Andoko, mengatakan media memiliki peran penting dalam perjalanan kampus menuju universitas berkelas dunia. Ia menilai kolaborasi dengan media menjadi bagian dari upaya menyampaikan visi pendidikan kepada publik.

“UMN terus menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang,” kata Andrey dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, UMN memperkenalkan Program Studi Artificial Intelligence (AI) dan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kedua program ini disebut sebagai respons terhadap percepatan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran yang lebih fleksibel.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi UMN, Friska Natalia, memaparkan sejumlah capaian internasional kampus tersebut.

Menurut dia, UMN untuk pertama kalinya masuk dalam pemeringkatan Scimago Institutions Rankings dan meraih posisi 151–200 dunia pada bidang Art & Design dalam QS World University Rankings by Subject 2026.

“Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi dosen dan mahasiswa, serta dorongan kuat universitas dalam aktivitas akademik bertaraf internasional,” ujar Friska.

Asisten Profesor Niki Prastomo menjelaskan, Program Studi AI dirancang dengan pendekatan sustainable artificial intelligence. Kurikulum tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan etika, lingkungan, dan kebutuhan manusia.

Program ini juga dilengkapi kerja sama internasional dengan Chang Gung University, Taiwan, melalui skema 3+1+1. Skema tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh gelar sarjana dari UMN dan gelar magister dari universitas mitra dalam waktu lima tahun.

Selain itu, UMN meluncurkan Program RPL yang ditujukan bagi profesional. Dekan Fakultas Bisnis sekaligus Direktur RPL UMN, Prio Utomo, mengatakan program ini memberi pengakuan atas pengalaman kerja dan pendidikan sebelumnya yang dapat dikonversi menjadi kredit akademik.

“Melalui RPL, peserta tidak perlu mengulang seluruh proses pembelajaran. Kompetensi yang dimiliki akan dinilai melalui asesmen berbasis portofolio,” kata Prio.

Program RPL memungkinkan pengakuan hingga 60 persen dari total satuan kredit semester (SKS). Saat ini, program tersebut tersedia untuk jenjang Magister Manajemen Teknologi dan S1 Pendidikan Jarak Jauh Ilmu Komunikasi.

Menutup acara, General Manager Marketing and Business Development UMN, Arief Setyadi Hernawa, menyampaikan apresiasi kepada media. UMN juga menawarkan potongan biaya kuliah bagi jurnalis yang ingin melanjutkan studi melalui jalur RPL.

“Kami ingin rekan media tumbuh bersama UMN. Ini menjadi kesempatan untuk mengonversi pengalaman profesional menjadi kredit akademik,” ujar Arief.[]

Comment