RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA –– Aktor Yama Carlos mengaku antusias terlibat sebagai salah satu pemain dalam film pendek bergenre horor Reuni Berdarah. Menurut dia, kesempatan kembali ke lokasi syuting selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan karena berakting merupakan bagian dari dunia yang telah lama ia tekuni.
Hal itu disampaikan Yama saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). Ia mengaku tertarik bergabung setelah membaca naskah yang dinilainya memiliki alur cerita yang ringkas, namun tetap mampu membangun ketegangan.
“Untuk ukuran film pendek atau short movie, cerita yang ditawarkan sudah sangat oke. Padat, tidak berbelit-belit, dan menarik untuk dimainkan,” ujar Yama.
Yama mengatakan, sebelum proses syuting dimulai, seluruh pemain mengikuti sesi perkenalan untuk membangun chemistry. Menurut dia, proses tersebut penting agar para pemain dapat bekerja sama dengan baik selama produksi berlangsung.
Pengambilan gambar yang dilakukan di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, juga memberikan kesan positif bagi Yama. Ia menilai suasana yang sejuk dan jauh dari keramaian Jakarta membuat para pemain dan kru lebih nyaman serta fokus selama menjalani syuting.
Selain berbagi pengalaman selama produksi, Yama turut menyoroti perkembangan industri perfilman nasional. Menurut dia, semakin banyak rumah produksi yang bermunculan sehingga mendorong lahirnya persaingan yang sehat dalam menghasilkan karya berkualitas.
“Semoga masyarakat Indonesia semakin mencintai film Indonesia dengan datang ke bioskop dan menonton karya anak bangsa,” katanya.
Yama juga berpesan kepada generasi muda yang ingin berkarier sebagai aktor agar tidak hanya mengandalkan penampilan atau popularitas di media sosial. Menurut dia, kemampuan akting perlu diasah melalui pendidikan, sanggar teater, maupun sekolah akting.
Ia menilai Reuni Berdarah memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi film layar lebar dengan pengembangan cerita yang lebih luas dan mendalam.
“Harapan saya, Reuni Berdarah bisa diangkat menjadi film layar lebar. Ceritanya dikembangkan lebih serius, lebih dramatis, dan lebih kompleks agar penonton semakin menikmati dan terhibur,” ujar Yama.[]













Comment