by

Ada Baiknya Ki Gendeng Pamungkas Maju Lawan Jokowi Di Pilpres 2019

Ki Gendeng Pamungkas. [ant]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Tulisan seorang
senior wartawan baru baru ini yang dikirim lewat jejaring social
WhatsApp ke pimpinan redaksi sumberita.com sangat mengulik nasionalisme.
Dengan asumsi pertamanya, Suta membeberkan biarkanlah KGP melawan
paranormal yang selama ini mendukung Jokowi.
Baik itu ilmu kodok yang selama ini jadi
momok di kalangan lawan-lawan politik Jokowi maupun ilmu anti makar
yang dimiliki oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia ini tidak membuat
KGP keder. Paranormal Jokowi akan ia lawan dengan doa dari kalangan umat
Islam dan kemampuannya menetralisir santet.
Omong kosong cina tidak bisa dikalahkan.
Bangsa ini jauh lebih kuat dibanding bangsa cina.Mereka teruji
dikriminalisasi oleh para aparat hukum.
Kedua, kita butuh sosok anti cina yang
konsisten bukan dadakan seperti pedagang tahu bulat. Fenomena aktivis
anti cina tidak membuat KGP kalah pamor. Karena ia sejak muda, sekitar
1971 sudah bersikap anti cina.
Ketiga, KGP bukan peserta lama yang
pasti menjemukan dengan idiom Laa, lu lagi lu lagi. Kemunculan KGP dalam
dua tahun mendatang bukan ujug-ujug muncul. ia ikut andil ketika
Megawati maju sebagai penerobos atas nama wong cilik dengan kaos
putihnya pro Mega… terlebih KGP mengkampanyekan ratu adil dan revolusi
belum selesai.
Bukan hanya Jokowi yang merakyat. Karena
KGP tanpa publikasi membangun dan merenovasi masjid dan mushola. Di
kota Bogor tidak ada yang tidak mengenal dirinya, bahkan sopir angkot
dan tukang becak tahu alamat rumahnya.
Keempat, selain harus didukung oleh mega dan partai nasionalis lain maka ormas Front Pribumi juga ikut mendukung.
Untuk urusan dukungan kaum muda,
kalangan penggemar music cadas, metal, under ground pasti menyambut baik
KGP untuk menjadi Presiden. Bukan saja sebagai Presiden Front Pribumi,
tapi Presiden Republik Indonesia dengan b jumlah rakyat terbesar nomor 4
setelah Cina, India, Amerika Serikat!
Sebuah kerja besar para pendukung KGP untuk menjadikan sosok multi talenta ini menduduki kursi Presiden. Tekad calon Presiden ke-8 ini adalah menembak mati koruptor setelah putusan PN Tipikor dengan tangannya sendiri.
Tidak ada tempat bagi para koruptor di negeri ini. Bangsa ini harus lebih maju dari bangsa Jepang, Korea dan Cina. Buku System Pembelenggu Moral Koruptor
akan ia terapkan, dimana transaksi tunai dibatasi pada nilai tunai
Rp.1.000.000,- Dan di atas itu harus non tunai.
Semua orang harus mempunyai rekening
koran, yang didapat dari hasil pendataan penduduk yang sangat presisi.
Bila kelompok miskin, maka setiap bulan akan menerima transfer sesuai
kebutuhan hidup. Sebaliknya, setiap yang mampu dan
berlebih akan dikenai pajak yang Super progresif. Sehingga tidak ada
lagi penumpukan harta, baik uang, tanah, gedung dan lainnya yang sangat
berlebihan dari warga negara khususnya cina.
Rakyat tidak boleh nganggur karena
diberdayakan membuat Produk home industri Monopoli perdagangan tidak
boleh terjadi, karena ada petugas pajak sekelas agen rahasia yang akan
memburu pajak.
Industri menengah diperkuat demi menopong sebagai bangsa agraris dan maritim. Selama pemerintahan KGP tidak ada
pemberian peran etnis cina di eksekutif dan yudikatif. Mereka hanya
boleh masuk di legislatif untuk menampung aspirasi cina.
Tentu saja pemakaian bahasa cina
dilarang di rumah terbuka maupun di media massa. Tujuannya, agar cina
dan turunannya dapat bersedia bergaul dan tidak bersikap inklusif di
tengah masyarakat.
Agar produk lokal dikonsunsi masyarakat
maka siatem punishment dan reward berlaku. Kepemilikan tanah yang
berlebihan pada orang cina akan dianulir. Koperasi dimajukan karena sebagai soko guru ekonomi bangsa ini ya koperasi sebagaimana amanat pendiri negara ini, Bung Harta.
Bila membaca pokok-pokok pikiran KGP di atas, maka minimal Jokowi akan menghadapi lawan berat. Menurut KGP sikap pribumi yang bangga
atas peluang kerja mereka di perusahaan bukti sikap sampah, yaitu sikap
yang bangga jadi babu cina.
Omong kosong cina tidak bisa dikalahkan.
Bangsa ini jauh lebih kuat dibanding bangsa cina.Mereka teruji
dikriminalisasi oleh para aparat hukum.

Semua cita-cita sulit terwujud tanpa
bantuan banyak pihak. Untuk itulah dalam waktu dekat KGP akan membentuk
posko pencalonan KGP sebagai kandidat Presiden 2019 – 2024. (sb)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + nineteen =

Rekomendasi Berita