by

Aji Mumpung Perpisahan Sekolah, MTs Negeri 4 Anyer Diduga Lakukan Pungli

Ilustrasi
RADARINDONESIANEWS.COM, SERANG – Saat pemerintah sedang gencarnya mensosialisasikan larangan dan aturan pungutan liar (Pungli) yang makin marak serta terang-terangan di masyarakat.Lain hal nya dengan yang dilakukan oleh Mts Negeri 4 Anyer Kabupaten Serang.

Pasalnya, dari informasi yang dihimpun, selain adanya pungutan baik dalam bentuk iuran, kali ini menyoal pungutan biaya perpisahan sekolah tersevut tahun ini. Besarnya variatif tergantung kelas belajarnya, hal tersebut diungkapkan siswa dan orangtua murid. menurutnya, selain biaya untuk kegiatan perpisahan sekolah kelas IX yang besarannya lumayan besar ditambah lagi dengan biaya pembangunan aula sekolah.

” Kelas VII dan Kelas VIII dipungut Rp. 25.000,- , dan untuk kelas IX sebesar Rp. 275.000,- . Ditambah lagi dengan pungutan lainnya seperti untuk pembangunan aula rata – rata nya Rp.500.000,- (Lima ratus ribu rupiah) “, Tuturnya.

Mengawal peraturan Presiden tersebut jurnalis Info Rakyat bersama Ketua Umum DPP LSM JEBRED melakukan konfirmasi dan Investigasi ke MTs Negeri 4 Anyer Kabupaten Serang, karena dari beberapa sumber dan Keterangan siswa dan orang tua murid, diduga MTs Negeri 4 ANYER, melanggar ketentuan Perpres No.87 tahun 2016,.

Mencoba menanyakan perihal informasi tersebut, awak media mendatangi sekolah itu namun sayang nya Kepala Madrasah Sekolah tidak dapat ditemui, menurut informasi beberapa hari ini memang terlihat berada di kantor. Terpisah, mencoba mendatangi Ketua Komite, Rahmat, dikediaman dan ditempatnya bekerja, sayangnya lagi-lagi tidak juga dapat ditemui untuk dimintai keterangan.
 
Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP LSM JEBRED, TB.Aa Supriatin mengatakan, dirinya mengecam keras tindakan dugaan pungli tersebut dan tidak segan-segan akan melaporkannya kepada pihak hukum dan terkait karena telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden No.;87 Tahun 2016 Tentang Sapu Bersih Pungutan Liar.

“Dengan dalih apapun, segala pungutan diluar daripada seluruh kegiatan yang sudah dindanai bsama saja dengan pungli. kita akan segera kroscek dan jika benar terbukti, setelah kita kumpulkan bukti – bukti tersebut, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait baik instansi berwenang juga secara hukum “, Tegasnya.

Ditambah menurutnya, jika memang itu terjadi maka hal tersebut jelas telah menodai Citra Pendidikan serta Pelanggaran pada Program Pemerintah tentang Wajar dikdas serta pendidikan Gratis untuk seluruh siswa karena biaya pendidikan SD MI, SMP dan MTs sudah di Danai Dari APBN melalui Dana BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH ( BOS).

Diketahui sampai berita ini terpublish, Kepala Sekolah Madrasah dan Ketua Komite yang dimaksud juga belum bisa dimintai keterangan, baik dihubungi via telepon celuller juga pesan singkatnya.(Adhsn/Rezki)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × five =

Rekomendasi Berita