by

Berikan Solusi, PERKHAPPI Gelar Seminar Hukum Pertambangan

PERKHAPPI saat gelar seminar hukum pertambangan.[Dok/Perkhappi]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Konsultan Hukum & Pengacara Pertambangan Indonesia (DPN PERKHAPPI) menggelar Seminar Nasional Hukum Pertambangan dengan Tema “Perkembangan dan Prospek Usaha Pertambangan dalam Kacamata Hukum Nasional”  di Hotel Ibis Kemayoran, Sabtu (6/4/2019). 
Acara bertaraf nasional tersebut juga dimaksudkan sebagai Launching Perkumpulan Konsultan Hukum & Pengacara Pertambangan (PERKHAPPI) dan wadah bagi para konsultan hukum pertambangan di seluruh Indonesia. 
Dalam kesempatan seminar itu, Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CPL., CPCLE., CCD sebagai ketua pelaksana menyampaikan bahwa acara diadakan sebagai media pengenalan PERKHAPPI kepada seluruh stakeholder di bidang pertambangan khususnya praktisi hukum. 
Event bergengsi sebagai solusi di bidang hukum pertambangan ini terselenggara atas kerja keras Justitia Training Center dan Pusat Studi Hukum Pertambangan (PSHP) yang telah menjadi motor penggerak.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 orang peserta dari berbagai kalangan termasuk perwakilan kementerian ESDM, Kementerian Hukum dan HAM, Dewan Energi Nasional, praktisi hukum, para ahli pertambangan, akademisi, pemerintah, perusahaan pertambangan dan lain-lain. Peserta tidak hanya berasal dari Ibukota akan tetapi dari berbagai daerah antara lain; Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi.
Ketua Umum DPN PERKHAPPI, Prof Dr Fasial Santiago, S.H., M.M, berharap hadirnya PERKHAPPI di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan solusi terkait banyaknya permasalahan pertambangan di Indonesia. 
Keynote Speaker, Menteri Energi & Sumber Daya Mineral Ir. Ignasius Jonan, M.A yang diwakili Irjen Pol (Purn) Drs E. Widyo Sunaryo selaku Staf Khusus Menteri ESDM menyambut baik hadirnya PERKHAPPI.
“Hadirnya PERKHAPPI di Indonesia diharapkan dapat menjadi mitra dari kementerian ESDM dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pertambangan dan ESDM berharap ini dapat menjadi wadah yang baik untuk kita semua,” ungkapnya saat menyampaikan Keynote Speech. 
Sebelumnya, sebagai simbolis para Pengurus DPN PERKHAPPI melaksanakan potong tumpeng yang diwakili oleh Prof Dr Faisal Santiago, S.H., M.M. didampingi oleh Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CPL., CPCLE., CCD selalu Sekretaris Jenderal. 
Potongan tumpeng tersebut diberikan kepada perwakilan tamu yaitu Bapak Irjen Pol (Purn) Drs E Widyo Sunaryo, perwakilan Narasumber yaitu Prof Hikmahanto Juwana, S.H., M.H., dan perwakilan peserta pendidikan yaitu Ibu Catharina Poelongan, S.H., M.H. selaku perwakilan peserta yang berasal dari Makassar Sulawesi Selatan. 
Diskusi Seminar Nasional Hukum Pertambangan ini dimoderatori Brigita Manohara, S.T., S.H., M.H. (Presenter Tv One) didiampingi oleh Lingga Nugraha, S.H. selaku co moderator dan 2 pembicara yang Ahli di bidangnya masing-masing yaitu Prof Hikmahanto Juwana, S.H., LLM., PhD (Ahli Hukum Pertambangan/Guru Besar Universitas Indonesia), dan Ir. Tria Supjaneni, M.M. (Praktisi Pertambangan). 
Prof Hikmahanto Juwana, S.H., LLM., PhD menjelaskan pentingnya profesi Konsultan Hukum yang fokus di sektor pertambangan. 
“Tidak hanya advokat saja, akan tetapi jaksa, kepolisian, dan hakim pun harus mengetahui ilmu hukum pertambangan agar dapat memberikan solusi terbaik saat timbul permasalahan pertambangan” ungkapnya. 
Sementara itu Ir Tria Suprajeni, M.M. menyampaikan bahwa masalah pertambangan banyak diisi oleh para insinyur yang turun langsung ke lapangan. Akan tetapi sangat diperlukan adanya kosultan hukum yang memahami regulasi serta praktek di lapangan. 
“Semoga hari ini menjadi sejarah lahirnya suatu organisasi sebagai wadah para konsultan hukum & Pengacara pertambangan hukum di Indonesia demi terwujudnya kedaulatan hukum pertambangan nasional” ucap Andriansyah Tiawarman K selaku Sekretaris Jenderal DPN PERKHAPPI.
Acara ini ditutup dengan pemberian cinderamata kepada moderator dan narasumber serta foto bersama.[]

Comment

Rekomendasi Berita