Citra Polisi Tidak Semua Buruk. Aiptu Rutaman Telah Membuktikan

Berita1174 Views
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Tidak semua polisi berlaku semena-mena dalam tugas yang diamantkan ke pundak mereka. Baik buruk selalu pararel dan selalu ada secara bersamaan dalam setiap institusi dan lembaga yang ada di negeri ini.
Lembaga kepolisian yang sangat buruk di mata masyarakat juga demikian. Ada bahkan banyak dikalangan polsisi yang memiliki kualitas baik. Ini dibuktikan dengan pengalaman yang saya pribadi alami sendiri beberapa tahun lalu. Waktu itu (sekitar 3 tahun lalu), saya melakukan liputan di Bareskrim Polri. Sebelum tahu lokasi acara liputan di Bareskrim itu, saya bertanya kepada beberapa petinggi polisi yang saya temui. Saat sang polisi bicara kepada saya, tiba-tiba handphonenya berbunyi karena ada telpon masuk. Tahukah bahwa nada dering HP milik pak Polisi itu mengumandangkan suara lantunan Alquran. Kalau boleh tahu, HP milik anda nada deringnya apa ya?
Menggeneralisir sebuah institusi karena satu atau dua orang oknum yang melakukan kejelekan tidak serta merta merusak seluruh anggota atau orang dan staf yang berada dalam institusi tersebut.
Satu hal lagi, ini terjadi beberapa minggu lalu tepatnya tanggal 28 Juni 2017. Ini dialami langsung oleh keluarga Junaidi Husin di Bandung. Junadi Husin menceritakan sebagai berikut:
 
Pada hari Rabu, 28 Juni 2017 pukul 01.15 dini hari dalam perjalanan mudik dari bandung ke Arga Makmur, Propinsi Bengkulu. Saya bersama istri dan 3 anak kami mengalami kecelakaan tunggal di Way Kanan Lampung. Mobil yang kami kendarai masuk ke jurang lebih kurang sedalam 15 meter, Alhamdulillah kami semua selamat walaupun mobil kami ringsek parah, kemudian anak bungsu dan istri saya naik ke jalan mencari bantuan dan diantar oleh mobil yang lewat saat itu ke posko lebaran terdekat.

Tidak lama kemudian anak bungsu dan istri saya datang diantar oleh dua orang petugas dengan mobil patroli polisi ke lokasi kejadian. Kemudian saya, istri dan 3 anak serta barang-barang yang penting dan berharga dievakuasi dari jurang. Mobil masih berada di dasar jurang. Dengan mobil patroli tersebut kami menuju RSUD Way Kanan. Setelah anak di rontgen dll keluar tagihan sekitar 750 ribuan, saat itu saya hanya pegang uang 400 ribuan, jadi masih kurang sekitar 300 ribuan. Sedang anak saya yang No. 2 harus mendapatkan suntikan ATS anti alergi dan dirujuk ke RS Swasta.

Saya minta tolong ke komandan jaga waktu itu, Aiptu Rutaman. Beliau bersedia mengantarkan kami ke RS Swasta yang jarak tempuh sikitar 30 menit dari RSUD sambil mencari ATM, uang yang 400 ribu saya titip ke istri yang saat itu tinggal di RSUD. Dalam perjalanan ke RS Swasta kami tidak menemukan ATM yang buka. Setelah sampai di RS Swasta, saya bingung karena tidak punya uang cash. Kemudian saya bilang ke petugas yang ngantar saya, “gimana pak saya tidak punya uang.

Aiptu Rutaman bilang ke saya saat itu, ”nanti aja lihat tagihannya berapa, kalau tidak cukup pakai uang saya dulu.” Masya Allah………, alhasil setelah dilakukan tindakan pada anak saya, tagihannya sekitar 350 ribuan dan ditalangi dulu oleh Aiptu Rutaman.

Allahu Akbar….. kemudian kami menuju Polres Way Kanan dan kebetulan ada ATM di sana. Saya kembalikan uang milik Rutaman dan kemudian kami KRSUD untuk melunasi tagihan sambil menjemput anak bungsu dan istri yang masih tinggal di sana. Setelah itu kami sama-sama menuju Polres Way Kanan. Saat itu waktu sudah menunjukkan jam 07.30 pagi.

Pak polisi yang satu ini beda. Bapak Aiptu Rutaman mangayomi saya dan keluarga mulai dari sekitar pukul 02 dinihari hingga pukul 07.30 pagi. MasyaAllah…..beliau benar-benar polisi yang baik dan membantu masyarakat.

Hanya itu yang dapat saya sampaikan. Melalui kesempatan ini saya mohon kepada bapak-bapak yang bertugas di kepolisian RI untuk memberi apresiasi terhadap apa yg sudah dilakukan oleh Aiptu Rutaman kepada kami sekeluarga. Jazakumullah Khironi Katsiron Aiptu Rutaman.

Jadi, di balik suramnya citra Kepolisian tetap masih ada mereka yang berhati dan benar-benar mengayomi warganya. Semoga kisah kecil yang dilakukan Pak Polisi Rutama ini bisa menjadi contoh para polisi lain di negeri ini sehingga dapat mengubah citra buuk yang selama ini tertanam di masyarakat.[GF]

*Ditulis dan dikembangkan dari kiriman WhatsApp dengan sedikit revisi tanpa mengurangi konten.

Comment