by

Dandim 0824 Jember : Pancasila Sebagai Dasar Negara Sudah Final

Foto:sis
RADARINDONESIANEWS.COM, JEMBER – Pada Kamis 01/06/2017 Pukul 09.00 Wib bertempat di Alun-alun Jember dilaksanakan Upacara Peringatan Hari lahirnya Pancasila yang ke 72, Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, komandan upacara AKP Eko Basuki Kanit Lantas Polsek Kaliwates, Perwira Upacara Drs Farouq, M.si Kasatpol PP Pemkab jember, hadir pada kesempatan tersebut segenap jajaran Forkompimda diantaranya Wakil Bupati Jember Abdul Muqid Arif, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Kajari Jember Ponco Hartanto Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni, Ketua Pengadilan Negeri Jember Syaiful Arif, Dansecaba Rindam V/Brw Letkol Inf Agus Sudjijanto, Danyon Armed 8/105 Tarik Mayor Arm Roni Junaidi.

Pada kesempatan Upacara tersebut dibacakan Keputusan Presiden RI no. 24/2016 tentang lahirnya Pancasila oleh Kabakesbangpol Kab jember, selanjutnya Bupati Jember dr Hj Faid MMR selaku Inspektur Upacara membacakan amanat tertulis Presiden RI yang pada intinya Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses dan kodrat Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beragam suku, adat, budaya dan agama yang menjadikan satu kesatuan sebagai yaitu Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ikka,dan kehidupan berbangsa akhir-akhir ini sedang mengalami tantangan kebhinekaan, kita sedang diuji adanya sikap yang tidak toleran yang mengusung idiologi selain Pancasila ini yang semakin mencemaskan kita semua,

Upacara tersebut disamping dilaksanakan di Alun-alun Jember diseluruh Kecamatan, sekolah-sekolah dan instansi juga melaksanakan kegiatan yang sama dalam rangka memperingati HUT Lahirnya Pancasila yang ke 72, hal ini sebagai refleksi kita semua bahwa Pancasila harus tetap dipertahankan sebagai Dasar negara Republik Indonesia.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto yang tidak dapat mengikuti Upacara di Alun-alun Jember karena sedang dinas luar ke Malang, saat kami konfirmasi terkait peringatan lahirnya Pancasila dan adanya pihak-pihak yang ingin menggantikan Pancasil sebagai Dasar Negara Indonesia, melalui sambungan tilpon beliau menegaskan secara lugas beberapa hal diantaranya bahwa dirinya sangat bangga dan salut kepada para The Founding Fathers yang mampu menggali nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia dan merumuskan suatu dasar negara yang dapat kita hayati dan kita pedomani dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sepanjang jaman yaitu Pancasila.

Dengan segala keterbatasan saat itu para tokoh nasional saat itu yang tergabung dalam BPUPKI dengan melaksanakan sidangnya selama 4 hari saja mampu merumuskan sebuah Dasar Negara, BPUPKI yang beranggotakan 67 orang yang diketuai oleh Radjiman Wedyodiningrat tersebut menjalani sidangnya mulai 29 Mei-01 Juni 1945, dan pada 1 Juni 1945 tersebut tercetuslah kata Pancasila dari pidato Soekarno yang kemudian dibahas secara serius dan dibentuklah panitia 9 yang beranggotakan Ir Soekarno, Mohammad Hatta, Marami Abi Koesno, Abdul Kahar, Agus Salim, Mohammad Yamin, Ahmad Soebardjo dan Wachid Hasjim untuk membahas secara rinci butir sila-sila dari Pancasila yang selanjutnya dijadikan Dasar Negara Indonesia.

Pancasila mengalami berbagai gangguan dan rongrongan dari jaman ke jaman tetapi masih mampu bertahan sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, hal tersebut karena Pancasila memang benar-benar lahir dari keluhuran, kehidupan dan cita-cita bangsa yang megalami penjajahan cukup lama sehingga keberadaannya mampu mempersatukan keberagaman dan kebhinekaan yang dimiliki dan dialami sejak lahirnya Bangsa Indonesia. Kata Letkol Inf Rudianto.

Saat ditanyakan terkait dengan adanya pihak-pihak yang ingin tidak setuju dengan Dasar Negara Pancasila karena menganggap sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan jaman dan lain-lain, Letkol Inf Rudianto menegaskan bahwa rumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia ini dilakukan BPUPKI yang beranggotakan tokoh-tokoh pendiri bangsa dari berbagai suku dan agama, pertimbangan dari berbagai sisi agama, suku, adat, budaya dan kondisi sosial Bangsa indonesia sudah diakomodasi dan dicermati pada saat itu sehingga benar-benar dapat dijadikan sebagai pedoman hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sepanjang jaman.

Memang akhir-akhir ini ada kelompok atau pihak yang menyatakan bahwa Pancasila itu tidak sesuai dengan agama kelompok tersebut, bahkan ada yang mau mengganti dengan dasar yang lain, harapan saya kepada masyarakat luas sebagai Bangsa Indonesia mari kita tetap tumbuh suburkan kesetiaan kita kepada Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, jangan mudah percaya adanya propaganda-propaganda dari media sosial dan lain-lain yang dilakukan oleh pihak tertentuapalagi yang jelas-jelas anti Pancasila.

Mari kita perkuat pribadi-pribadi kita terhadap kebenaran Pancasila sebagai pemersatu bangsa, sebagai pedoman hidup, sebagai falsafah bangsa serta sebagai Dasar Negara kesatuan Republik Indonesia, bagi para pemeluk agama apapun di Indonesia yang akan meningkatkan syariat dan ajarannya untuk lebih baik lagi, hal itu sangat dianjurkan, tetapi kalau akan menggantikan Dasar Negara Pancasila jelas harus berhadapan dengan TNI yang ada digarda terdepan. Tegas Letkol Inf Rudianto

Lebih lanjut Letkol Inf Rudianto menegaskan Pancasila sebagai Dasar Negara sudah final jangan dijadikan bahan perdebatan lagi, kalau memang ada hal-hal yang belum tercapai, misalnya sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang pada faktanya pemerintahan saat ini belum mampu mensejahterakan rakyatnya, tentu itu hal yang harus kita perjuangkan bersama karena mewujudkan kesejahteraan dan keadilan tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi meupakan tanggung jawab kita semuanya.

Menutup wawancarnya Komandan Kodim 0824 Jember menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1438 H. “Mari kita tingkatkan amal ibadah kita di bulan penuh rahmat ini, sekaligus saya juga menyampaikan selamat memperingati Hari Lahirnya Pancasila, mari kita kawal dan kita amankan Pancasila dari berbagai cobaan untuk menggulingkannya, mari kuatkan kesetiaan kita terhadap Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. (sis24)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + three =

Rekomendasi Berita