by

Debby, Lurah Muda Tanjung Barat yang Bercita-cita Jadi Gubernur DKI

Debby Novita Andriani
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Di bawah terik panas matahari, ribuan orang berseragam dan berjas
berbaris rapi di halaman Balai Kota. Sebanyak 1.042 orang menanti
dilantik secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok).

Salah satu pejabat perempuan terlihat begitu
bersemangat ingin segera ‘berlari kencang’ menjalankan tugasnya di
lingkungan DKI Jakarta. Berbaris di barisan terdepan, perempuan bernama
Debby Novita Andriani itu mendengarkan sambutan Ahok dengan serius.

Mulai
hari ini, Debby resmi menjadi bertugas sebagai Lurah Tanjung Barat.
Tapi siapa sangka, perempuan berparas manis itu rupanya baru berusia 26
tahun.

Meski demikian, dia sudah cukup mengantongi pengalaman
dalam menjalani roda pemerintahan di Ibu Kota. Pernah menjabat sebagai
Sekretaris Lurah Lenteng Agung, Debby siap ‘berlari’ menjalankan tugas
sebagai manajer wilayah yang akan memperhatikan warga dan lingkungannya.

“Saya
lulus tahun 2009 langsung menjadi staf pemerintahan di Kelurahan
Lenteng Agung. Setelah itu Kasisapras (Kepala Seksi Sarana Prasarana) di
Karet tahun 2011,” kisah Debby saat berbincang di sela-sela
pelantikannya di Lapangan Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta
Pusat, Jumat (8/1/2016).

Dengan matanya yang berbinar, lulusan
STPDN ini menceritakan pernah menjadi Kasisapras di Kelurahan Lenteng
Agung tahun 2012. Kariernya terus naik dengan menjadi Sekretaris
Kelurahan (Sekel) Pangadegan tahun 2013 dan Lenteng Agung tahun 2014.

“Tahun 2015 ini jadi Lurah Tanjung Barat,” imbuhnya.

Perempuan kelahiran Jakarta, 14 November 1988 tersebut mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi PNS DKI. Apalagi menjadi lurah.

“Ikutin
nasib saja. Saya masuk STPDN memang ingin membanggakan orang tua saya
karena orang tua saya juga pegawai negeri. Jadi saya berusaha cari
sekolah yang gratis dan tidak menyusahkan orang tua, masuk STPDN,” kata
Debby dengan sorot mata menerawang.

Berbekal niatan mulia itu,
Debby pun belajar dengan sungguh-sungguh semasa duduk di bangku
pendidikan. Hingga akhirnya lulus dan mengikuti jejak sang Ibu yang juga
merupakan seorang pegawai negeri di Pemprov DKI.

Jika boleh
bermimpi, dia menyebut dirinya ingin menjadi Gubernur DKI Jakarta. Meski
terkesan muluk, namun perempuan yang memiliki satu anak ini pun
mengatakan tidak ada salahnya mempunyai mimpi setinggi langit.

“Cita-cita
itu harus setinggi langit, kalau saya jadi gubernur enggak masalah kan?
Hehe kan cita-cita. (Jadi gubernur) Di mana pun itu karena saya tidak
mau menentukan, biar Allah yang tentukan,” jelasnya bijak.

Sebagai
perempuan asli Betawi, dia menilai ada beberapa perubahan Kota Jakarta
selama di bawah kepemimpinan Gubernur Ahok. Salah satunya kawasan
sekitar normalisasi Sungai Ciliwung yang mulai tertib.

“Bagus, sekarang banyak perubahan di Jakarta. Di bantaran kali juga mulai bisa ditertibkan yang masalah menahun,” terang Debby.

Ia
berjanji bakal bekerja dengan sabaik-baiknya. Di usianya yang terbilang
masih muda, Debby ingin bisa mencari pengalam sebanyak-banyaknya untuk
bekal di masa depan.

“Kalau kita biasa kerja yang seperti itu
sudah biasa. Jangan dijadikan beban, dijadikan sesuatu hal yang
memberatkan. siapa pun pemimpinnya,” pungkasnya sambil tersenyum. (af)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + 6 =

Rekomendasi Berita