by

Di TMP Kalibata Andi Mappetahang Fatwa Dimakamkan Secara Militer

AM Fatwa dimakamkan secara mliter di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.[Dok/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Andi Mappetahang Fatwa yang lebih dikenal dengan AM Fatwa yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, dengan upacara militer, Kamis (14/12/2017).
Pemakaman Fatwa dilakukan secara militer dengan diiringi Salvo, karena AM Fatwa menerima gelar Bintang Mahaputra Adipradana dari mantan Presiden Susilo Yudhoyono.
Mantan Wakil Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang juga pernah aktif di petisi 50 saat Orde Baru itu dimasukan ke tempat peristirahatan terakhir sekita pukul 15.34 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Oesman Sapta Odang, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, bertindak sebagai Inspektur Upacara,
“Semoga dharma bhakti yang ditempuhnya menjadi suri tauladan bagi kita semua” ujar Oso, Kamis (14/12/2017).
Semasa hidup, AM Fatwa sebelum aktif di DPD adalah penulis dan juga anggota Petisi 50 bersama Ali Sadikin. Meski saat itu almarhum dipenjara oleh rezim Oede Baru, AM Fatwa tidak sedikitpun dendam kepada pihak yang telah memenjarakan beliau.

Hadir dalam proses pemakaman tersebut, pihak keluarga, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, mantan Menteri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, Hatta Rajasa, politisi Maruarar Sirait dan lainnya.


AM Fatwa meninggal dunia pada usia 78 tahun di Jakarta, Kamis pagi (14/12/2017) setelah berjuang melawan kanker hati di Rumah Sakit MMC, Jakarta

Selamat jalan AM Fatwa, semoga lahir AM Fatwa baru yang terus menyuarakan kebenaran tanpa rasa dendam.[GF]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + 16 =

Rekomendasi Berita