by

Djoko Santoso Berikan Pembekalan Relawan Saat Konsolidasi Rakyat Suka Prabowo

Jendral (purn) Djoko Santoso saat memberi pembekalan.[Nicholas/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Jendral (purn) Djoko Santoso, selaku ketua timses pemenangan Prabowo-Sandi di perhelatan Pilpres 2019 mengemukakan saat pembekalan kalau dirinya masih merasa memiliki hutang sejarah, membawa bangsa ke cita cita bangsa merdeka, bersatu berdaulat, adil dan makmur sesuai amanah tertuang di dalam pembukaan UUD45, demikian ungkapnya hadapan ratusan relawan dan ormas, serta komunitas pendukung Pemenangan Prabowo Sandi yang digelar di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat, selasa (18/9). Jakarta
Turut hadir kisaran ratusan relawan perwakilan sebanyak 63 ormas, komunitas pendukung Prabowo Sandi, tokoh nasional dan politik  seperti Djoko Santoso,  Ferry Juliantono, ustad Amminudin, Ibu Dr. Hj. Rachmawati Soekarnoputri SH, Suryo Sancoyo 
“Inilah tantangan, kita sudah bertekad demi cita cita. Akankah bangsa ini bisa eksis atau bertahan…,” ujarnya.
Lebih lanjut, Djoko Santoso menjelaskan
lewat Prabowo, kita ingin selamatkan bangsa ini. Kondisinya saat ini dalam proses VOCnisasi, dimana dimiliki oleh Asing, Asong.
Semisalnya saja, utara Djoko Santoso, dimana ada yang masuk ke Morowali (TKA), peristiwa itu menurutnya, itu sudah masuk invasi senyap , tukasnya.
Maka itu, kemuka Djoko bahwa kedepan harapannya pada para Relawan pendukung pemenangan Prabowo Sandi, pertama (1) mesti percaya kekuatan sendiri, lalu kedua (3) jangan menyerah keterbatasan, ketiga (3) mesti rela berkorban, seperti dialami bu Asma Dewi.
Dan yang keempat (4), utara Djoko Santoso bahwasanya mesti bersama dan bersatu dengan rakyat.
Situasinya, urai Ketua Timses Pemenangan Prabowo-Sandi itu menjelaskan dalam kompetisi Pilpres ini, Kita rebut hati dan pikiran rakyat, untuk itu harus sopan santun terhadap rakyat, menjunjung tinggi kehormatan wanita.
“Tahun ini ada loncatan para wanita (Barisan Emak Emak Militan), dimana akan tercatat dalam sejarah. Saya sampaikan apresiasi, penghormatan saya,” kemukanya, seraya menerangkan bu rachmawati, selaku Dewan Penasehat, Penasehat. hingga bu rachmawati pantas menjadi komandaannya emak emak.
Selain itu, jelasnya lagi mengingatkan jangan sampai terperosok di lubang yang sama.
“Kita buat juga bersama Bu Rachma dimana berdasarkan Pancasila.
sila keempat kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijakaanaan dalam permusyawaratan perwakilan itu berwujud demokrasi, walaupun sekarang sudah kebablasan.” jelasnya.
“Lalu kemudian sila kelima Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ini bahkan terasa miskin jauh sekali. Maka itu perjuangan pemenangan Prabowo Sandi di Pilpres 2019 akan menjadi harapan membawa rakyat ke pintu gerbang keadilan, kemakmuran, serta kesejahteraan ,” ungkapnya.
Sebelumnya, Di lokasi dan waktu yang sama, Ibu Dr. Hj. Rachmawati Soekarnoputri SH, Putri tokoh Proklamasi bangsa Indonesia katakan kalau dirinya turut ambil prakarsa dimana para Relawan harapannya memiliki visi misi yang sama dalam back up pemenangan P-S, yang mana tepatnya nanti RSP , ialah ‘Rakyat Suka Prabowo’, demikian ujar Rachma
“Revolusi belum selesai, dimana tugas PS 
supaya visi misi menjiwai para Relawan yang tergabung dalam Garda RSP ini, Yang disayangkan bila tidak terorginir dengam baik,” jelasnya.
Maka itu Relawan tujuannya untuk perang merebut teritorial, ibarathnya seperti dimana pada tahun 1960, merebut Irian Barat, semangat digelorakan Bung Karno kala itu.
Dimasa itu, imbuh rachma skhirnya Angkatan Perang kita diakui menjadi Angkatan Perang diakui Di Asia raya, celetuk dirinya seraya memberikan ilustrasi, disesuakan di dalam bentuk pemenangan Pilpres 2019 nanti.
“Kita mesti memenangkan pemilih dalam global mapping. ilustrasi dimana para Relawan ada dimana masing masing Daerah di Pilpres ini, harus menenangkan voters 
Ada beberapa elemen, dimana milenial 65%, emak emak swing voteers 38%.
disinilah tugas Relawan , menjadi mata dan telinga. saksi sangat penting.
“Karena biasanya ada yang nyelonong.
mendata dimana potensi kecurangan terjadi, inilah yang patut diperhatikan dalam merebut teritori,” imbuhnya mencermati.[Nicholas]

Comment

Rekomendasi Berita