by

Harlah Ansor Ke 83 Gelar Apel Kebangsaan di Kediri

RADARINDONESIANEWS.COM, KEDIRI – Gerakan Pemuda Ansor mengelar Apel kebangsaan di lapangan Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur. Kegiatan apel kebangsaan ini sendiri diawali dengan napak tilas dari monumen Pancasila Jaya- Banyuwangi menuju Kota Kediri. Mengingat Monumen Pancasila Jaya disinggahi pertama karena disana bersemayam jasad para anggota Ansor yang dibantai PKI pada 18 Oktober 1965. Saat itu, 62 anggota Ansor dibantai dan dikubur dalam tiga lubang yang berbeda namun masih dalam satu lokasi. Sebab itu juga, monumen Pancasila Sakti itu dianggap tempat bersejarah bagi Ansor.

Setibanya di Kediri Sabtu (20/5), peserta napak tilas langsung ikut bergabung bersama 15 ribu personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang siap melaksanakan apel kebangsaan dalam rangka Harlah ke-83 GP Ansor di lapangan Aula Al Muktamar PP Lirboyo Kota Kediri.

Dalam acara apel kebangsaan sebagai inspektur upacara adalah oleh Kapolda Jatim, IRJEN POL Drs Machfud Arifin, yang didampingi oleh Jajaran Kodam V Brawijaya, Kapolres wilayah Rayon IV, Ketua Umum PP GP Ansor Agus Yaqut Cholil Qoumas, Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni, pengurus wilayah NU Jatim, Pengurus Wilayah GP Ansor dan seluruh Pengurus Cabang GP Ansor se Jawa timur.

Di dalam sambutannya Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengemukakan kegiatan ini sengaja dilakukan, salah satunya untuk mengingatkan kesetiaan pada NKRI, selain daripada itu apel kebangsaan juga bertujuan untuk menangkal isu radikalisme dan intoleransi. Sekaligus berkomitmen merawat keberagaman. 

“Kesetiaan pada NKRI tidak bisa ditawar dengan apapun. NKRI ini didirikan salah satunya oleh para kiai, yang juga pendiri jamiah Nahdlatul Ulama,” katanya Gus Yaqut.

Ia mengatakan, jika saat ini ada sekelompok orang yang mencoba mengubah NKRI yang didirikan para kiai, yang mereka bertekad mendirikan kilafah Islamiyah sama saja dengan menginjak harga diri Indonesia. GP Ansor sangat menyesalkan sikap yang dilakukan oleh sekelompok orang yang ingin mengubah negara ini menjadi bentuk negara lain. Oleh karena itu saya meminta kepada seluruh sahabat – sahabat Ansor dan Banser untuk menjadi garda terdepan dalam mempertahankan NKRI.

“Saya meminta seluruh anggota GP Ansor juga ikut bertindak demi mempertahankan NKRI. Salah satu caranya, dengan lapor ke aparat. Apapun langkah harus terukur. Tidak ada dalam sejarah banser melakukan tindakan yang melawan kelompok anti NKRI di luar koridor hukum, jadi tetap mematuhi hukum dan jika ada yang ingin mengganti lapor ke aparat,” tegasnya.

Di tempat yang sama Wakil Rais Syuriah PW Nahdlatul Ulama Jatim KH Anwar Iskandar mengatakan GP Ansor-Banser merupakan kader masa depan yang disiapkan demi membela agama, negara dan menjadi benteng moral bangsa.

“Ansor akan menjadi kekuatan untuk menjaga agama, NKRI dan menjaga moral bangsa, agar tidak terjebak di dalam kekosongan nilai dan Ansor tetap konsisten bahwa negara ini negara bangsa, bukan negara agama dengan dasarnya Pancasila ” ujar Gus War, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Panitia Harlah GP Ansor se-Jatim ke 83 yang juga sekaligus sebagai Ketua PC Ansor Kabupaten Kediri, Munasir Huda mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mewakili panitia Harlah GP Ansor se-Jatim ke 83 berterima kasih kepada Kapolda Jatim, Jajaran Kodam V Brawijaya, Kapolres wilayah Rayon IV, Ketua Umum PP GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas, Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni, pengurus wilayah NU Jatim, Pengurus Wilayah GP Ansor, Pengurus Cabang GP Ansor dan dan seluruh sahabat – sahabat GP Ansor se Jawa Timur yang telah hadir dalam pelaksanaan apel kebangsaan”

Munasir Huda menambahkan, bahwa dengan Apel kebangsaan pada Harlah GP Ansor se-Jatim menunjukan bahwa bahwa GP Ansor siap menjadi garda terdepan dalam pertahankan dan menegakkan NKRI dari segala bentuk rongrongan. 

“Mempertahankan NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar. GP Ansor harus solid, tidak boleh mudah terpecah belah dan harus tetap menjaga persatuan disegala lini. GP Ansor Kediri secara tegas menolak dan melawan tindakan yang mengarah pada upaya mempecah belah keutuhan bangsa dan akan selalu loyal pada NKRI, “ Pungkasnya. (Pick)

Comment