by

HUT ke-9 Bakornas GMDM Akan Tetap Sinergisitas Memerangi Narkoba Agar BERSINAR

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Acara perayaan hari ulang tahun berkarya yang kesembilan (9), Badan Koordinasi Nasional Garda Mencegah dan Mengobati (Bakornas GMDM) dirayakan secara sederhana dengan suasana kekeluargaan di kantor DPW IPWL GMDM bilangan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Minggu (2/7).

Perayaan hari Jadi ke-9 berkarya GMDM penuh rasa kehangatan itut dihadiri perwakilan IPWL GMDM dan DPW, DPK, pengurus beserta anggota Bakornas GMDM di Indonesia. Selain itu hadir pula Direktur Rehabilitasi Kemensos RI, Waskito Budi Kusumo dan sekitar 50 undangan perwakilan ormas-ormas, LKP, seperti Pemuda Pancasila (PP), paguyuban Bikers Indonesia, pengurus perwakilan RT-RW se-Jakarta, perwakilan dari Front Pembela Islam (FPI), perkumpulan Laskar Banten, bahkan pula para mantan pengguna yang sempat menjalani rehab, warga sekitar dan jurnalis media cetak, televisi, elektronik, dan online.
Jefri Tambayong, etua Umum Bakornas GMDM menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya terhadap rekan rekan seperjuangan serta elemen pendukung kemitraan dan Pemerintah atas lebih kurang selang sembilan (9) tahun berkarya demi bangsa dan negara sesuai visi dan misi dan semangat Bakornas GMDM untuk terus berjuang menyelamatkan generasi muda penerus bangsa dari penyalahgunaan narkoba, seks bebas, aborsi, HIV AIDS, Premanisme, dan ketertinggalan pendidikan,  guna mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba), demikian sampainya saat memberikan kata sambutan pada tamu undangan yang hadir pada malam itu. Jakarta (2/7)
“Dengan menjalin kerjasama kemitraan strategis yang luas, marilah kita wujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) berkomitmen akan terus bergerak. Selain itu kami akan terus mendukung pemerintah dalam mengimplementasikan programnya khususnya yang sesuai visi dan misi lembaga bakornas GMDM,”  Ujarnya.
Jefri mengatakan, kegiatan peringatan Dirgahayu ke-9 Bakornas GMDM juga dilaksanakan diseluruh Indonesia dimana cabang-cabang berada. Saat ini Bakorna GMDM telah memiliki 44 cabang di seluruh Indonesia dan telah menerima sebanyak 9 piagam Muri atas upaya pemecahan rekor dunia melalui pelaksanaan kegiatan anti narkoba. Selain itu juga menerapkan rehabilitas rawat inap, dan rawat Jalan, yang kurang lebih bisa mencapai 100 orang untuk rawat inap. Sedangkan sejauh ini sebanyak 3.800 orang untuk Jabotabek jalani rawat jalan, nantinya kedepan akan merambah ke  sejumlah 27 propinsi. Untuk wilayah Jawa Timur, khususnya Madura sudah banyak saat ini korban dan pengguna penyalahgunaan Narkoba.
Sementara itu, mewakili Kementerian Sosial RI, bapak Waskito Budi Kusumo, selaku Direktur Rehabilitasi Kemensos sempat mengulas pula rasa syukur pada hari jadi Ultah GMDM yang mencapai usia sembilan tahun.
Ibaratnya telah melewati titik krisis yang cukup berat dalam mencoba melewatinya ini, semestinya kini menjadi penerus. Tentunya diharapkan ada bibit unggul yang dapat meneruskan upaya perjuangan mewujudkan Indonesia Bersih dari Narkoba, sampainya.
“Berbagai penghargaan diperoleh GMDM diharap dapat memacu supaya lebih berprestasi lagi dan demi anak bangsa. Dengan hati penuh sukacita untuk membangun sinergisitas dengan komunitas manapun agar bersih dari narkoba (bersinar),” tukasnya.
Kembali Jefri Tambayong, mengemukakan kondisi saat in memang bangsa Indonesia sudah tercabik cabik, dan porak pioranda dengan segala issue-issue. Akan tetapi, Bagi dirinya selaku aktivis anti Narkoba yang juga membuka konseling penyuluhan itupun mengungkapkan sesungguhnya seraya mengutip pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) kalau bahaya laten yang acap kali menerpa kehidupan bangsa Indonesia ialah Korupsi, Terorisme dan terakhir adalah Narkoba.
“5,9 juta orang sejauh ini yang terindentifikasi menggunakan narkoba kan sebanyak 5000 di rehabilitasi. Kita berasal dari suku yang berbeda, dimana saat ini memiliki musuh yang sama, dimana hampir ribuan orang mati karena Narkoba setiap tahunnya. Musuh kita bersama adalah bandar Narkoba,” tukasnya.
“Sebanyak hampir 70-100 orang terbunuh oleh Bandar Narkoba tiap harinya, Maka itulah musuh bersama kita saat ini Bandar Narkoba, Sesuai dengan tupoksi Ubidang undang 35 tahun 2009, dimana menggunakan LSM dan NGO bekerjasama dalam memerangi Narkoba. Dimana berjuang bersama dan bersinergi untuk bergerak bersama dalam berperang, kalau tidak bakalan bisa hancur generasi bangsa,” tandasnya menutup pernyataan singkatnya.[Nicholas]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 4 =

Rekomendasi Berita