by

Kajati Kalbar Ikuti Pengajuan Permohonan Penghentian Penuntutan Bersama Direktur Oharda Kejagung RI

 

RADARINDONESIANEWS.COM, PONTIANAK – Bertempat di Kantor Kejati Kalbar, Rabu (15/6-2022), Kajati Kalbar Dr. Masyhudi, S.H, M.H, didampingi Aspidum Kejati Kalbar Yulius Sigit K. S.H, M.H, mengikuti rapat pemaparan permohonan persetujuan penghentian penuntutan bersama Direktur Oharda Kejaksaan Agung secara virtual.

Pada kesempatan tersebut, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum melalui Direktur Oharda menyetujui dua perkara yang dihentikan penuntutannya berdasarkan keadilan restorative justice, di antaranya:

– Kejari Singkawang atas tersangka Rangga Rianda alias Rangga Bin Febri yang disangka melanggar pasal 44 ayat 1 UU KDRT.

– Kejari Singkawang atas tersangka Cang Cin Tet alias anak Chang Cin Kin yang disangka melanggar pasal 44 ayat 1 UU KDRT.

Dengan demikian sampai dengan bulan Juni 2022 ini Kejati Kalbar telah berhasil melaksanakan gelar Restorative Justice sebanyak 14 (empat belas) perkara.

“Dan kita akan terus mengupayakan pekara-perkara yang memenuhi syarat, agar dapat diselesaikan secara Restorative Justice untuk kedepannya” tegas Dr. Masyhudi, SH, MH. *(Hum/FC-Goes)*

Comment