RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Ribuan massa Aksi 175 Tuntut Copot Fadil Imran dan Usut Kasus KM 50 mulai bergerak dari Masjid Al Azhar menuju gedung Mabes Polri, Rabu (17/5)2023).
Saat ini sekitar pukul 13.00 WIB mobil komando dan massa aksi mulai bergerak melakukan longmarch, termasuk ketua umum Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Muhammad bin Hussein Alatas dan tokoh lainnya. Sementara ribuan massa lainnya masih dalam perjalanan.
Besarnya massa yang hadir menunjukkan tingginya harapan masyarakat agar kasus pembunuhan yang terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/2020) lalu segera diusut tuntas.
Sebelumnya sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat menyatakan akan menggelar aksi menuntut penuntasan tragedi KM 50.
Rencana aksi tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai acara pertemuan dan konsolidasi di aula Masjid Baiturrahman, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/5/2023).
“Hari ini semua sepakat bahwa kita akan aksi pada hari Rabu 17 Mei 2023 dimulai shalat zuhur berjamaah di Masjid Al Azhar menuju ke Mabes Polri, dengan tuntutan usut tuntas KM 50,” kata Koordinator Lapangan (korlap) Verry Koestanto.
Pihaknya berharap, aksi tersebut bisa diikuti oleh para ulama dan masyarakat. “Mudah-mudahan para ulama habaib dan masyarakat bisa hadir menuntut keadilan,” jelasnya.
Tragedi KM 50 adalah kasus pembunuhan enam laskar pengawal Habib Rizieq Syihab (HRS) yang terjadi pada 7 Desember 2020 lalu yang dinilai belum tuntas untuk diselesaikan secara adil dan transparan.
Acara pertemuan di aula Masjid Baiturrahman merupakan kegiatan halal bi halal sekaligus konsolidasi guna menyikapi berbagai persoalan bangsa saat ini.
Sementara itu, surat pemberitahuan aksi damai yang ditandatangani Korlap Verry Koestanto telah disampaikan kepada Polda Metro Jaya pada Kamis (11/5/2023).









Comment