by

KJK PEMK Pela Mampang Gelar Rapat Anggota Dan Pemilihan Pengurus Baru

KJK PEMK Pela Mampang saat gelat RAT -9 tahun buku 2018
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  KJK PEMK Pela Mampang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) sekaligus pemilihan pengurus baru KJK Pela Mampang periode 2019-2022 di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019).
Hadir dalam RAT – 9 Tahun Buku 2019 antara lain Para pengurus  KJK PEMK Pela Mampang,  Lahmudin, ST, MM(Ketua (Plt),  Saman Said (Bendahara), H. Soejoto, S.H (Pengawas) dan juga para pengelola; Elvina Andriani, S.E (Manager), Robiatul Al Adawiyah, S.E (Accounting), Alfiani Rosyidah Safitri, SSn (Teller), Rochmat, Amd (Marketing) dan Hasbullah (Collector).
Selain para pengurus dan pengelola KJK, RAT tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Lurah Pela Mampang pengganti Arifudin, Sudibyo dan Sumanto, Sudin KoperasiUKM Jakarta Selata.
Ketua (Plt) KJK Pela Mampang, Lahmudin, ST, MM dalam kesempatan RAT tersebut menyinggung keprihatinannya terhadap kondisi KJK Pela Mampang yang masih minus sekitar Rp.55.000.000,- (Lima Puluh Lima Juta Rupiah). Namun demikian, Lahmudin dalam paparan RAPBK KJK PEMK Pela Mampang ke depan (2019) berencana melakukan perubahan menajerial untuk capaian profit yang lebih signifikan.
Di tempat yang sama, H. Soejoto, S.H selaku Pengawas KJP PEMK Pela Mampang atas dasar pengangkatannya pada 2011, dalam observasi terhadap aspek laporan, organisasi dan operasional KJK mengatakan bahwa KJK PEMK pada prinsipnya masih berjalan pada rel dan ketentuan yang baik tanpa penyimpagan. Meski bgitu, dirinya berharap adanya persoalan anggota yang mati suri alias tidak aktif agar diingatkan dan menyelesaikan ke pengurus secara kekeluargaan.
Menyinggung menurunnya animo masyarakat terhadap kegiatan Koperasi, Sumanto, Sudin Koperasi UKM Jaksel meminta pengurus KJK memberikan wawasan anggota dan juga masyarakat untuk bergabung dengan Koperasi KJK di setiap Kelurahan.
Terhentinya kegiatan koperasi KJK PEMK, Sumanto menyebut faktor utama di mana anggota yang meminjam modal kemudian tidak mengembalikan ke koperasi.
“Koperasi KJK mati dan berhenti di tengah  jalan karena anggota yang pinjam modal dari koperasi tidak mengembalikan ke koperasi sehingga tidak terjadi sirkulasi keuangan yang baik.” Imbuh Sumanto saat wawancara dengan radarindonesianes.com usai RAT KJK PEMK Pela Mampang.
Dalam acara Laporan Pertanggung-jawaban dan RAT KJK PEMK Pela Mampang itu juga dilangsungkan pemilihan pengurus baru terpilih Lahmudi, ST, MM yang sebelumnya sebagai Plt sebagai Ketua, Robiatul Al Adawiyah sebagai Sekretaris, Saman Said sebagai Bendahara, dan H. Soejoto, S.H sebagai Pengawas.[]

Comment

Rekomendasi Berita