Konferensi Internasional Generasi Emas, Ajang Awareness Indonesia di Mata ASEAN dan Internasional

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA– Menyambut Program Indonesia Emas sebagai program visioner pemerintah dan menyongsong masa purna keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN, Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia – Jepang Abad 21 (KAPPIJA-21) menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertajuk Konferensi Internasional Generasi Emas ASEAN. Kegiatan ini akan digelar di Bandung, 8 – 10 Desember 2023.

Konferensi Internasional Generasi Emas ASEAN merupakan event gabungan antara Mahakarya Cita Indonesia dan Indonesia Emas. Mahakarya cita meletakkan budaya sebagai pedoman hidup bangsa dan Indosesia emas meletakkan budaya sebagai konsep waktu dulu, kini dan nanti. Melihat masa lalu sebagai pelajaran menjalankannya sebagai keharusan, melihat masa depan sebagai persiapan.

Manifestasi dari Mahakarya Cita Indonesia adalah melestarikan, mengembangkan dan membudayakan produk asli nusantara. Saatnya generasi muda berperan dalam kegiatan Internasional dan bermitra dengan negara negara lain bermodal kelebihan yang dimiliki bangsa.

Inilah perlunya penyiapan secara menyeluruh untuk berinteraksi dengan negara negara sahabat demi mewujudkan perdamaian Internasional seperti politik luarnegri Indonesia yang bebas dan aktif.

Untuk itu juga perlu membuka kran macetnya literasi pada generasi muda, membuka forum forum intelektual untuk kalangan muda, membentuk relawan serta menstimulus kreativitas anak muda yang tujuannya memanfaatkan potensi demografi dengan meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kompetensi calon calon pemimpin masa depan.

Kegiatan ini diprakarsai KAPPIJA-21 dengan didukung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian ESDM, BUMN, PT. Pos, PLN, Pelni, PFN, BNI, BRI, Kementerian Luar Negri, Menparekraf dan Sekretariat Kabinet. Dengan 200 peserta, yang terdiri dari para Mahasiswa dan Dosen 32 Perguruan Tinggi di Indonesia.

Lebih lanjut, Sjahriati Rochmah, Ketua KAPPIJA-21 sebagai penanggungjawab acara mengharap, generasi muda tahu sejarah betapa besarnya peran RI dalam hal perundingan Internasional saat Konferensi Asia Afrika. Juga perundingan masa lalu dan bagaimana piawainya para founding fathers tersebut dalam bernegosiasi.

“Semoga semangatnya menjadi semangat adik adik yang berkonferensi di Gedung bersejarah yang menjadi tempat saksi sejarah jejak kehebatan Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut Sjahriati berharap untuk masa sekarang event ini bisa menyemangati dan mengundang para mahasiswa untuk berkiprah menjadi yang terbaik di segala bidang.

Memahami dinamika global termasuk peran strategis ASEAN yang saat ini Indonesia menjadi ketua ASEAN. Kedepannya Sjahriati berharap, ini akan menjadi persiapan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Mereka harus siap menjadi leader yang berkarakter seperti pejuang Konferensi Asia Afrika di masa lalu agar Indonesia tetap menjadi pilar strategis kerjasama Internasional,” lanjutnya.

Sebagai bentuk tanda bangga atas telah selesainya Keketuaan Indonesia di ASEAN dan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, Kappija 21 selaku Chair/Ketua ASEAN Japan Alumni Association for 21st Century (AJAFA) 21 menggagas Konferensi Internasional Generasi Emas ASEAN: Sinergi utk Dunia.

Konferensi diselenggarakan di Gedung Merdeka (d/h Gedung KAA) dan Gedung Sate Bandung, dua gedung yang merupakan saksi sejarah betapa strategisnya peran Indonesia dalam diplomasi tingkat dunia selama ini. Harapan yang sama untuk Generasi muda saat ini dan masa depan, generasi yang diharapkan menjadi generasi emas yang memiliki kemampuan intelektual dan memahami isu lintas sektoral sebagai pemimpin masa depan.

Sekaligus berperan bekerjasama dengan sesama generasi muda ASEAN untuk bersinergi dalam dinamika global/dunia.

MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari kegiatan ini adalah :
Membuat kegiatan untuk meningkatkan “Brand awareness” Indonesia di mata ASEAN khususnya dan negara negara sahabat umumnya.

Melestarikan, mengembangkan dan membudayakan rempah rempah sebagai kebanggaan kekayaan bangsa

Memberikan peluang ekonomi kepada para pelaku ekonomi yang menekankan pada produk asli Indonesia.

Membentuk Brand Awereness kepada generasi muda yang berkarakter leadership di masa mendatang

Membangun diskursus di segala sektor kepada anak muda untuk kebutuhan kepemimpinan di masa akan datang dengan melihat masa lalu dan kekinian sebagai paradigma

Membentuk Lembaga Lembaga di kalangan anak muda untuk meningkatkan literasi sektor strategis pada generasi muda. Adapun tujuannya:

Meningkatnya potensi pasar UMKM terutama produk asli

Meningkatnya literasi sektor strategis pada generasi muda

Memberikan bekal penting kepada generasi muda terutama bekal pengetahuan, lingkungan dan sumber daya alam Indonesia

Menumbuhkan kecintaan kepada Bangsa dan menunjukkan peran generasi muda Indonesia di mata dunia.
Acaranya akan dikemas dalam bentuk :
Konferensi Generasi Muda Asean (Eco Edu and Leadership)

Pemilihan Volunteer Rempah Indonesia
Digital Expo dan Media One Asean Village (Sister Village dan Smart Village)
Sosialisasi rempah
Eco Enzim Workshop
Forum Bisnis dan Sejarah Rempah (Jalur Rempah Sebagai warisan dunia)
Campus International Expo
ASEAN Youth Competition Short Movie dan penganugerahan
Penanaman tanaman rempah persahabatan ASEAN.[]

Comment