by

Lorraine Branson: Bendera Negara Saja Tidak Boleh Dibakar Apalagi Bendera Agama

Lorraine Branson.[Dok/pribadi]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pembakaran bendera tauhid yang terjadi beberapa waktu lalu masih menjadi topik dan isu yang mengisi ruang publik di negeri ini. Bahkan, seorang warga Australia, Lorraine Branson  yang kini berada di Indonesia memberi pandangannya seputar kasus tersebut.

“Bendera sebuah negeri tidak boleh di bakar, apa lagi bendera sebuah agama.” Ujar Lorraine singkat.

Terhadap kasus pembakaran bendera tauhid tersebut, Lorraine menilai bahwa ada masalah dalam segi keharmonisan yang seharusnya dibangun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Demo ini menunjukkan bahwa harmonis yang perlu dibangunkan di antara rakyat bermasalah. Mewujudkan sebuah aksi negatif dengan niat buruk tidak akan membangun negara, negeri dan kebangsaan rakyat.” Tambah Lorraine.

Lorraine Branson menambahkan, dalam konteks agenda politik, pembakaran bendera tauhid bisa saja sebagai upaya pengalihan isu menjelang pilpres 2019.

“Dalam hal tersebut agenda politik bisa menjawab kenapa ada pembakaran bendera agama Islam. Agenda tersebut bisa dilaksanakan sebagai sebuah pengalihan issu juga.”

Lorraine juga menegaskan apa yang menjadi target dari peristiwa pembakaran bendera tauhid tersebut. Menurutnya, tujuan akhir mungkin untuk menunjukkan kekuasaan ataupun menimbulkan ketakutan. 

Kepada umat Islam Lorraine menyarankan agar para pejuang dan pembela Islam hendaknya tidak memakai emosi tetapi menggunakan akal sehat dengan pikiran yang jernih untuk mengatasi persoalan.

“Dalam pikiran jernih, kita bisa mencari solusi dan menghadapi musuh dengan kebijaksanaan. Dengan kemampuan meningkatkan kebijaksanaan kita mampu meningkat kesabaran. Dan dengan karakter mulia, kita akan membangkitkan keharmonisan dalam negara tercinta. Imbuh Lorraine Branson, jebolan Psychological Science Swinburne University of Technology, Australia ini.[]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + 18 =

Rekomendasi Berita