Maryatiningsih: Di Balik Visi Dan Misi Capres Cawapres

Berita1708 Views
Maryatiningsih

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Beberapa bulan lagi pesta demokrasi akan di laksanakan, seperti
biasa masing – masing calon berlomba – lomba mengkapanyekan visi dan misinya, untuk
mendapatkan simpati dari masyarakat, janji-janji yang manis untuk memenuhi kebutuhan
hidup rakyat sering di lancarkan, lebih tepatnya selalu menjajikan kesejahteraan
bagi rakyatnya. 

Ungkapan tersebut memang laris manis di masa kampanye ini walaupun
pada kenyataannya masih mengecewakan. Visi misi capres cawapres sangat penting untuk
di ketahui oleh rakyat supaya rakyat bisa menilai mana yang seharusnya layak untuk
di pilih. Sayangnya tersiar kabar pembatalan penyampaian visi misi capres cawapres
oleh KPU,
Seperti yang dilansir tribunenews.com, Direktur Eksekutif
Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menyayangkan sikap KPU yang tidak
jadi memfasilitasi penyampaian visi dan misi capres cawapres sangat disayangkan.
Menurut Karyo Wibowo justru penyampaian visi misi capres cawapres
di kedepan kan agar masyarakat mengetahui arah pembangunan yang akan di laksanakan
pada 5 tahun kedepan.
Penyampaian visi misi justru sangat subtansial dan penting
dalam pertarungan politik modern. karenanya penyampaian visi misi seharusnya mendapat
porsi terbesar dalam tahapan pemilu.
Penyampaian visi misi pemimpin harus disampaikan oleh  calon pemimpin agar mudah bagi rakyat untuk muhasabah,
bisa menilai pemimpin yang baik, yang amanah dan yang benar – benar taat kepada
Allah swt. sayangnya apapun visi dan misinya, sebagus apapun visi dan misinya
jika hanya untuk memenangkan suatu pemilu saja, bukan untuk kesejahteraan
rakyatnya maka sia – sia belaka. Karena pemimpin dalam islam harus amanah dan bertanggung
jawab terhadap apa yang akan ia lakukan dan perlu menyampaikan sebelum ia dipilih
Sejatinya pemimpin yang di harapkan adalah pemimpin yang
mampu melaksanakan semua hukum – hukum yang berasal dari Allah swt saja, bukan hukum
buatan manusia yang jelas terbatas dan juga lemah. Dengan begitu semua
permasalahan mampu terselesaikan, baik permasalahan ekonomi, sosial, pendidikan,
kesehatan dan lain sebagainya. Karena Islam adalah rahmatan lil alamiin.

Semoga dengan terpilihnya pemimpin yang baru dengan visi
misi yang baru, mampu membuat perubahan yang hakiki. Yaitu dengan diterapkan sistem
yang baru Islam yang kaffah dalam bingkai khilafah. Wallahu alam bishowab. []


Penulis adalah aggota komunitas Akademi Menulis Kreatif, Bandung

Comment