by

Melek Jurnalistik Arus Perkembangan Informasi Era Milenial

Peserta saat mengikuti training jurnalistik.[Agung/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM,   MAGELANG – Arus perkembangan informasi di era milenial yang tidak lepas dari dunia digital. Mengalirnya informasi itu begitu cepat, baik itu melalui media sosial atau media cetak. Banyak platform yang dapat menunjang informasi terkini [20/11]
Namun, dalam sosial media seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan lainnya banyak sekali oknum yang menyebarkan berita negatif. Dimana kredibilitas sumber berita masih bias. Bahkan, acapkali dikarang oleh pihak tertentu yang memprovokasi dan tidak mau bertanggung jawab. Lebih jauh, tulisan-tulisan yang tersebar itu bisa melanggar Undang-undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik [ITE]
Dengan beredarnya informasi negatif, secara sadar atau tidak sadar, kadang masyarakat masih mudah terprovokasi. Berdasarkan kondisi ini, Ketua Masyarakat Relawan Indonesia [MRI]Magelang Raya, Arif Fitriyanto menyelenggarakan Training Jurnalistik dan Fotografi dalam Arus Perkembangan Informasi Era Digital di Gedung Lantai 1 Perpustakaan Daerah Kota Magelang, Jawa Tengah.
Arif berharap peserta mampu menulis sekaligus menjadi jurnalis. Karena di era milenial banyak sekali berita hoax, sehingga peserta diharapkan mampu menyaring berita hoax. Dengan demikian, mereka agar lebih mampu menyampaikan informasi yang baik.
Training ini menghadirkan narasumber dari Pimpinan Redaksi Siedoo.com Adi Daya Perdana. Ia mengatakan agar para peserta bisa melek jurnalistik di arus era milenal perlu paham batasan atau aturan. Selain itu juga paham aturan yang membatasi pengguna medsos yang ada UU ITE.
“Melalui pelatihan ini peserta dapat lebih pandai menvalidasi berita yang didapat. Sehingga, dapat memilah dan memilih informasi,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu peserta Panji, dari Staf SMP Negeri 8 Kota Magelang, Jawa Tengah menyampaikan terima kasih karena melalui pelatihan, ia merasa lebih mengerti info kejurnalistikan. Ia pun berharap kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan. Bahkan, merasa setelah training ini akan lebih memiliki self confident dalam menyampaikan informasi.
Pada kesempatan itu, juga dihadirkan pemateri lain, dari Salman Malik, Editor Surat Kabar Harian Magelang Ekspres dan Chandra Yoga Kusuma, fotografer jurnalistik, menyampaikan tentang materi fotografer.
[Agung S]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × one =

Rekomendasi Berita