by

Momentum Iedul Fitri Bersama Al Habib Muhammad Rizieq Syihab.

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Di saat setiap orang berhari raya Iedul Fitri dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan di Negaranya masing-masing, berbeda dengan yang dirasakan oleh Habib Rizieq Syihab ( HRS ) yang berhari raya di parantauan dan di negeri orang lain. 
HRS sebagai pejuang telah mekakukan yang terbaik dan terindah untuk Agama dan Bangsanya, yakni Agama Islam dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
HRS harus merelakan dirinya dan keluarganya berhari raya semata-mata di negeri orang lain sebagai korban fitnah keji, intimidasi, pembunuhan karakter dan kriminalisasi. 
Ada beberapa keuntungan yang didapatkan oleh HRS dalam pandangan hakikat yaitu;
1. HRS sedang diseleksi oleh Allah SWT agar menjadi manusia terpilih disisi-Nya. 
2. Dosa-dosa HRS rontok dan bersih berpindah kepada orang-orang yang mendzoliminya. 
3. Pahala orang-orang yang mendzolimi HRS berpindah sepenuhnya ke HRS. 
4. HRS sedang diperkenalkan oleh Allah SWT ke berbagai belahan dunia, baik barat maupun timur. 
5. Allah SWT sedang membesarkan HRS secara lansung atau tidak Lansung. 
Dalam pandangan alamiyah kemanusiaan ada beberapa hal yang menimpa HRS yaitu;
1. HRS seolah menjadi pesakitan dan tertuduh tanpa kesalahan yang pasti. 
2. HRS dianggap sebagai DPO dan buronan oleh aparat negaranya sendiri. 
3. Karakter dan kepribadian HRS dibunuh dan menjadi bulan-bulanan. 
4. Sangat merugikan HRS dan keluarganya sehingga kehidupan HRS disengaja berada dalam ketidak pastian. 
Para pecinta dan pendukung HRS akan tetap loyal, setia dan membela HRS lahir batin apapun resiko yang harus diterimanya. 
HRS manusia ksatria, beliau berada di negeri orang semata-mata sebagai solusi terbaik dan jalan kemaslahatan yang utama. 
Kenapa demikian? Karena jika HRS ada di negara Indonesia atau pulang ke Indonesia akan terjadi pertumpahan darah dan timbul madhorot yang sangat besar. 
Solusi dan penawaran kepada bangsa ini hanya dua, yakni; Rekonsiliasi atau Revolusi seperti yang dikutip oleh Prof. Yusril Ihza Mahendra. 
Selama HRS berada di Saudi Arabia ada penawaran dari beberapa negara-negara di Timur Tengah; Turki, Qatar,Yordania dan Libia. 
Negara-negara tersebut dengan lantang bersuara; Jika HRS sudah tidak dibutuhkan lagi di Indonesia, negara kami siap menerima HRS sebagai asset internasional. 
Allahu Akbar! 
Negara-negara lain dengan lantang siap menerima HRS, mestinya Indonesia lebih membutuhkan HRS. Selamat Hari Raya Idul Fitri Wahai Sang Pejuang. Selamat Hari Raya Iedul Fitri Wahai Penyelamat Agama Dan Bangsa. Selamat Hari Raya Iedul Fitri Wahai Ksatria Islam.[]
Penulis
KH.Tubagus Abdurahman Anwar, S.H, M.A

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =

Rekomendasi Berita