Munas SWI Tetapkan Iskandar sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Nasional24 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, BOYOLALI — Musyawarah Nasional (Munas) perdana Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) yang digelar di Ballroom Hotel Front One The Andia, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026), menetapkan Iskandar, S.Sos sebagai Ketua Umum SWI periode 2026–2031.

Pemilihan ketua umum sempat diwarnai dinamika persaingan antara dua bakal calon, yakni Anwar Nurdin yang sebelumnya menjabat Bendahara Umum SWI dan Iskandar, demisioner Kepala Bidang Sosial Ekonomi SWI. Keduanya mendaftar melalui mekanisme pendaftaran daring.

Namun dalam proses sidang, pimpinan Munas memutuskan hanya meloloskan satu calon dalam tahap akhir pemilihan. Sidang dipimpin Andrie Once dari DPW Jawa Timur, Melanie dari DPW Lampung, Mukhlis dari DPD Ciamis, Misdi dari DPW Jawa Timur, dan Arifandi dari DPD Bireuen.

“Kita melanjutkan proses pemilihan Ketua Umum SWI dengan satu calon tunggal yang lolos fit and proper test, yakni Iskandar. Sementara calon lainnya dinyatakan gugur,” ujar pimpinan sidang, A. Muchlis R.

Dalam pemungutan suara tertutup, jumlah suara sah yang memenuhi kuorum tercatat sebanyak 56 suara. Dari jumlah itu, Iskandar memperoleh 49 suara. Adapun empat peserta memilih abstain dan tiga suara dinyatakan tidak sah.

“Saudara Iskandar, S.Sos terpilih sebagai Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia periode 2026–2031 melalui rapat pemilihan ketua umum dalam Munas SWI 2026,” kata Muchlis.

Dalam pidato perdananya, Iskandar menyampaikan rasa syukur atas dukungan lima DPW dan 21 DPD yang hadir dalam Munas tersebut. Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan yang mampu mempersatukan organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota.

“Kita membutuhkan pemimpin yang mampu mempersatukan dan mensejahterakan. Wartawan juga harus profesional dalam mengawal informasi publik,” ujarnya.

Ia mengatakan SWI ke depan akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Iskandar, pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki tanggung jawab ikut mendorong pembangunan nasional menuju Indonesia maju. Ia juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan agar organisasi pers tidak hanya mandiri, tetapi turut berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Iskandar memaparkan visi Indonesia Emas 2045 sebagai arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, serta transformasi teknologi.

“Fokus utamanya mencakup peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi, dan transformasi teknologi,” katanya.

Menurut dia, visi tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pemerataan pembangunan infrastruktur fisik dan digital.

Penetapan Iskandar sebagai Ketua Umum SWI ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan bendera pataka organisasi. Prosesi pelantikan disaksikan pendiri SWI, Herry Budiman, serta peserta Munas dari berbagai DPW dan DPD di Indonesia.[]

Comment