RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA — Rumah produksi Palari Films memperkenalkan film terbarunya berjudul Desember Jani yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 22 Desember 2026, bertepatan dengan momentum Hari Ibu. Film ini menjadi proyek istimewa karena seluruh jajaran kreatif utama hingga para pemerannya diisi oleh perempuan lintas generasi.
Film tersebut disutradarai oleh Ariani Darmawan yang menjalani debut sebagai sutradara film panjang. Sementara penulisan skenario dipercayakan kepada Cyntha Hariadi yang untuk pertama kalinya menulis naskah film layar lebar.
Posisi produser ditempati Meiske Taurisia bersama Muhammad Zaidy. Meiske menyebut Desember Jani sebagai proyek pertama Palari Films yang seluruh proses kreatif utamanya dijalankan oleh perempuan.
“Seluruh pembuat hingga pemerannya adalah perempuan, dengan cerita yang sangat dekat dengan kehidupan perempuan, terutama relasi ibu dan anak perempuan,” ujar Meiske dalam keterangan tertulis, Kamis, 22 Mei 2026.
Film ini mengangkat kisah tiga generasi perempuan dalam satu keluarga yang perlahan kehilangan cara untuk saling memahami. Sosok Jani, gadis berusia 13 tahun, hadir sebagai penghubung di tengah renggangnya komunikasi dan jarak emosional antargenerasi dalam keluarganya.
Latar cerita yang mengambil lokasi di Bandung juga memiliki makna personal bagi Ariani. Ia menyebut film tersebut menjadi ruang eksplorasi kreatif untuk meramu kisah tentang keluarga, perempuan, dan upaya saling mendengarkan kembali.
Deretan pemain yang terlibat menghadirkan kombinasi aktris senior dan wajah baru. Tutie Kirana memerankan Oma Peggy, sosok nenek yang menunjukkan kasih sayang lewat tindakan sederhana. Sigi Wimala berperan sebagai Winnie, ibu yang menyimpan rasa bersalah yang sulit diungkapkan.
Sementara itu, Hyori Mika menjalani debut layar lebar sebagai Julia, anak sulung yang memilih pergi dari rumah karena merasa tidak didengar. Tokoh utama Jani diperankan Chempa Puteri yang untuk pertama kalinya dipercaya menjadi pemeran utama dalam film panjang.
Sigi Wimala mengungkapkan proses produksi berlangsung hangat karena para pemain diberi waktu membangun kedekatan secara alami sebelum syuting dimulai. Adapun Chempa Puteri mengaku banyak belajar dari para pemain senior selama proses produksi berlangsung.
Bagi Hyori Mika, karakter Julia dinilai dekat dengan keresahan anak muda yang tengah mencari jati diri dan berusaha menentukan batasan dalam hubungan keluarga. Sedangkan Tutie Kirana melihat film tersebut sebagai gambaran perempuan yang tetap berdaya dalam setiap fase kehidupan.
Dengan mengangkat tema keluarga, relasi perempuan, dan komunikasi antargenerasi, Desember Jani diharapkan menjadi salah satu film drama keluarga yang mewarnai penghujung tahun 2026 di perfilman Indonesia.[]











Comment