by

Politisasi Dan Legitimasi Agama Jelang Pilkada Dan Pilpres

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Politisasi dan legitimasi agama menjelang Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 sangat rentan sekali. Isu tentang agama diangkat untuk memperoleh kekuasaan politik. 

Agama dan politik ibarat dua sisi mata uang yang bisa menyatukan namun bisa juga menyebabkan perpecahan. Oleh karenanya memanfaatkan isu agama dalam berpolitik masih menjadi polemik saat ini. 

Dalam menjawab tantangan ini diadakan seminar politisasi dan legitimasi agama yang diselenggarakan di  Auditorium Arifin Panigoro Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Kamis (10/5/2018).


Hadir dalam kesempatan ini antara lain Ketua MUI K.H.Maruf Amin,  Abdul Rahim Ghazali yang mewakili  unsur Muhammadiyah dan Habib Muksin Al Atas di sesi pertama. Pada sesi kedua menghadirkan Prof Mahfud MD,  Irjen Gatot Eddy Pramono selaku Satgas Nusantara. 

Acara diharapkan menjadi barometer dalam perpolitikan di negeri ini dan dapat meminimalisir penggunaan isu isu agama dalam politik untuk menciptakan suasana yang kondusif agar pemilukada maupun pilpres berjalan lancar sehingga melahirkan kepala daerah maupun calon legislatif yang bersih dan bermartabat. (ikhwan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + eleven =

Rekomendasi Berita