by

Presiden dan Sekjen KSPI Kembali Dipanggil Polda Terkait Makar

Said Iqbal.[Dok.radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA
– Polda Metro Jaya kembali memanggil Presiden Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal terkait dugaan makar. Tidak hanya
Presidennya, Sekretaris Jenderal KSPI Muhammad Rusdi juga kembali
dipanggil, Selasa (17/1)
Terkait dengan
pemanggilan tersebut, keduanya menyatakan akan menghadiri pemanggilan
tersebut besok, hari Rabu tanggal 18 Januari 2017 jam 13.00 WIB.
“Benar.
Saya dipanggil sebagai saksi terkait dengan tindak pidana makar dan
penghasutan untuk menjatuhkan pemerintahan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 107 KUHP Jo Pasal 87 KUHP atas nama pelapor Ridwan Hanafi dan
Kumadiyana dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas yang terjadi pada
bulan Agustus 2016 sampai dengan tanggal 1 Desember 2016 di Jakarta,”
demikian ungkap Rusdi, Sekretaris Jenderal KSPI.
Rusdi
menegaskan dirinya akan menghadiri pemanggilan tersebut. Menurutnya,
pemanggilan dirinya sebagai saksi, merupakan kesempatan yang baik untuk
menjelaskan bahwa organisasi serikat buruh yang dipimpinnya tidak pernah
merencanakan dan berpikiran untuk melakukan makar.
Tidak hanya Rusdi, Presiden KSPI Said Iqbal juga akan hadir. “Kebetulan kami dipanggil bersamaan. Jadi saya dan bung Said Iqbal akan hadir bersamaan,” katanya.
Terpisah,
Said Iqbal mengatakan, dalam pemeriksaan besok, puluhan pengacara dan
ratusan buruh akan mendampinginya dalam pemeriksaan sebagai saksi
terkait dengan tindak pidana makar dan penghasutan untuk menjatuhkan
pemerintahan.
“Para buruh tidak terima perjuangan buruh yang menuntut PP 78/2015 direvisi dikaitkan dengan makar,” tegas Iqbal.[Nicholas]

Comment

Rekomendasi Berita