by

Irene Agustine: Asal Mau Berjuang, Kemiskinan Bisa Kita Ubah

Irene Agustine.[Hadi Tzu]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Asik berbincang dengan model yang satu ini. Irene Agustine, gadis manis kelahiran Jambi 1997 ini begitu lancar menjawab pertanyaan radarindonesianews.com melalui hubungan WhatsApp, Rabu (18/1).
Model dengan rambut hitam lurus sebahu ini tampak mempesona dengan balutan warna hitam yang membungkus tubuhnya itu. Irene mengaku terjun di dunia model sejak usia 15 tahun. Meski demikian, dirinya pernah vakum beberapa waktu karena sibuk dengan sekolah dan pendidikan.
“Dari kecil aku suka modeling. Sejak umur 15 tahun aku sudah terjun di modelling tapi sempat beberapa tahun ga pernah ikut modeling.” Ujar anak ke-empat dari empat saudara ini dalam wawancara. Tahun ini, akunya, ia kembali ke dunia model dan entertain.
Selain bergaya di depan kamera, gadis Jambi dengan alis mata bak semut beriring ini memiliki hobi membaca dan renang. Irene Agustine juga suka menatap dan memperhatikan keindahan alam, salah satunya adalah pantai.
“Aku suka baca terutama yang terkait dengan  kriminal. Supaya dapat pelajaran dan waspada” Ujar model cantik yang suka warna hitam dan merah ini. Merah, putih dan hitam tambah Irene, melambangkan keberanian, ketulusan dan netral.
Soal nonton di bioskop, Irena Agustine sangat suka sekali nonton di tempat semacam ini. Dia tak segan menghabiskan waktu untuk nonton di bioskop. Film terakhir yang dilihatnya adalah “Cek Di Toko Sebelah” yang ditulis dan dibintangi oleh Ernest Prakasa.
“Aku belum pernah main film dan FTV. Lagi coba mulai menerjuni profesi yang satu ini. Sekarang aku lagi ikut casting.” Ucap gadis yang hobbi mendengarkan musik pop dan jazz ini. Adele dan Christina Aquilera adalah penyanyi idolanya. Katanya, Adele itu suaranya tinggi dan lagunya bisa bikin baper.
Nah yang satu ini, soal pandangan hidup dan kehidupan. Irene Agustine, model cantik dengan berat 48 dan tinggi badan 165 ini sangat fantastis. Menurutnya, hidup adalah perjuangan. Berjuang untuk orang-orang tercinta. Hidup juga bermakna kasih sayang, kasih terhadap orang -orang yang kita cinta dan hidup adalah tentang perjuangan dan kasih sayang.
“Jangan pernah malu terlahir sebagai orang miskin. Dengan niat yang tulus, kemiskinan pasti bisa kita ubah asalkan mau berjuang. Jangan pernah miskin hati. Selalu bersyukur kepada Tuhan yang Mahaesa karna Dialah sebaik baik perencana.” Imbuh Irene menyudahi wawancara. Untuk kenal lebih jauh dengan Irene Agustine, silakan kunjungi IG miliknya di irn.agt.[GF]

Comment