by

PT Timah Pertahankan Jadi Produsen Timah Terbesar Kedua Dunia

Foto/Harto/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – PT Timah Tbk (TINS) pada tahun ini menargetkan tetap mempertahankan predikat produsen timah olahan terbesar nomor dua se-dunia. Adapun predikat itu diperoleh TINS pada tahun lalu ketika memproduksi biji timah sebanyak 30.000 ton.
Direktur Utama TINS Mochtar Riza Pahlevi mengungkapkan, untuk mempertahankan predikat itu, pihaknya akan melakukan recovery wilayah pertambangan, hingga melakukan peremajaan mesin dan instalasi produksi biji timah.
“Kita juga akan melakukan recovery wilayah penambangan kami, di samping melakukan peremajaan alat kerja. Kita akan memastikan keberlanjutan suplai produk,” katanya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Senin (16/4/2018).
Dia mengatakan, untuk mencapai visi sebagai perusahaan pertambangan terkemuka di dunia, pihaknya pada 7 Agustus 2017 lalu melakukan penandatanganan kerja sama eksploitasi timah di Nigeria dengan Topwide Ventures Limited.
Sementara pada 14 September 2017, TINS melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan produsen timah terbesar di dunia, Yunnan Tin Group sebagai implementasi strategi pengembangan dan pemasaran hilir timah.
“Anak usaha kami, PT Timah Industri memproduksi tin chemical dan tin solder. Penjualan tin chemical dan tin solder ini diserap oleh Yunnan Tin Group,” bebernya.
Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), TINS menargetkan pada tahun ini dapat memproduksi 35.500 ton biji timah. Namun pada triwulan I 2018, timah yang diproduksi perseroan baru sebesar 6.000 ton biji timah. 
“Triwulan I memang biasanya agak slow, karena kondisi alam di Bangka Belitung, Kepulauan Riau, hujannya lumayan banyak. Di triwulan II 2018 ini akan mulai kita kejar terus, nanti puncak produksinya Oktober-November,” Mochtar, ungkapnya.(hrt)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 1 =

Rekomendasi Berita