by

Rapat Paripurna Sampaikan Rekomendasi Hasil Pembahasan LKPJ Wali Kota Depok Tahun 2018

Foto/Anggiedae
RADARINDONESIANEWS.COM, DEPOK  –  DPRD Kembali menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Rekomendasi Hasil Pembahasan LKPJ Wali Kota Depok Tahun 2018 di Ruang Rapat Paripurn DPRD Kota Depok, Kamis, (26/4).
Dalam Penyampaian Laporan( LKPJ) Dipimpin oleh Wakil ketua DPRD M. Suparyono, mewakili dari ketua DPRD Kota Depok, Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ). Dalam rekomendasi tersebut Muhammad HB Dari Partai Gerindra membacakan hasil pembahasan LKPJ Walikota Depok tahun 2018 bahwa masih banyak capaian program – program pemerintah kota Depok yang belum memenuhi target.
Menyikapi banyaknya kekurangan terhadap kinerja Pemkot Depok, Walikota KH. Muhammad Idris mengakui  masih banyak kekurangan permasalahan di kota Depok yang harus diselesaikan kami mengharap kan respon DPRD untuk memberikan  Saran   kami mengakui Masih banyak yang belum terekspos, untuk itu kami ucapakan trimasaran dan keritik untuk  memberikan Pelayanan sekaligus Kesejatraan Untuk  Kota Depok.  Demikian dikatakan Walikota pada pemaparannya saat Sidang Paripurna.
Dikatakan Idris, selain permasalahan, masih banyak potensi yang ada di kota Depok belum tereksploitasi 
“Maka dalam hal ini kerja sama legislative dan eksekutif lebih giat lagi sehingga permasalahan dan potensi dikota Depok dapat berjalan lebih baik lagi”. papar Idris.
Sementara itu M. Suparyono Wakil Ketua DPRD Kota Depok menuturkan bahwa rekomendasi ini, diharapkan bisa menjadi sasaran evaluasi untuk penyusunan perencanaan baik dianggaran tahun berjalan maupun anggaran tahun 2020.
“Termasuk juga di dalam OPD terkait, kira kira sisi mana yang harus direalisasikan”, ujarnya saat menutup rapat paripurna.
Dari hasil dibacakan oleh Muhammad HB, Qurtifa Wijaya anggota DPRD PKS menjelaskan. banyaknya program Pemkot Depok yang belum memenuhi target capaiannya disebabkan masih adanya target-target belum sampai pada yang ditentukan.
“Mungkin ada beberapa faktor-faktor yang perlu dievaluasi kenapa belum tercapai”, ujarnya usai mengikuti Rapat Paripurna kepada RadariIndonesiaNewscom (25/4).
Dikatakannya, untuk bidang pendidikan kita sedang mengejar infrastrukturnya, seperti sekolah, dan mencoba mendorong bantuan-bantuan pendidikan terutama untuk warga yang kurang mampu.
Hal ini dipikirkan bagaimana caranya anak-anak Depok yang keluarganya kurang mampu bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Nah kita di DPR ini, nanti mencoba mengevaluasi, kira-kira apa yang bisa kita perkuat.” papar Qurtifa.
Hadir dalam Rapat Paripurna, para Anggota DPRD kota Depok, Walikota dan OPD kota Depok. Rapat pari Purna yang berlangsung Selama dua hari  dari tanggal 25 -26/4) Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun kota Depok. (Anggi)

Comment

Rekomendasi Berita