by

RN PAS Kawal Barisan Emak Emak (BEM) Bakal Aksi Demo Ke Mabes Polri

Mako RN-Pas saat gelar konsolidasi.[Nicholas/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Hj. Tri Erniati, perwakilan barisan emak emak (BEM) yang turut hadir, mengungkapkan rasa apresiasinya serta turut senang sekali berkumpul konsolidasi bersama relawan, yang digelar di Markas Besar GL-PRO 08 yang berlokasi di bilangan Matraman Dalam, Jakarta Pusat, Senin (10/9). saat acara relawan Prabowo -Sandi (RN PAS) se-Indonesia serta ormas pendukung 08 melangsungkan Rapat Koordinasi (RAKOR) RELAWAN sekaligus konsolidasi Deklarasi RN PAS.
“Sebelumnya, baik mahasiswa sudah bergerak, seperti di Riau dimana aksi #Ganti Presiden2019, bahkan di KPU Dan Istana Negara. Nah, kedepan tanggal di Istana tanggal 12 September ke Mabes Polri akan turun aksi lagi,” paparnya.
Gerakan Barisan Emak Emak (BEM) ini simbolik saja, dimana dirasa kini kemana saja sejatinya pemerintah, demikian ungkapnya.
“Emak emak punya intelektual, soalnya gejolak di mana ada riak riak, berteman mesti sinergi. Dan saya ga berani bergerak bila di belakang saya tidak ada laki laki.
Prof. Hj. Tri Erniati (53th), utarakan perjuangan aksi untuk raih prestasi, dimana langsung nanti aksi demonstrasi sehabis layani keluarga turun lagi (aksi).
“Nantinya akan berjuang dan siapkan gerakan aksi kedepan ke Mabes Polri, gerakan emak emak. Tuntutan terkait janji janji palsu pemerintah,” ungkapnya.
Selain itu, semisal saja, tambahnya dimana seperti di pekanbaru, banyak sekali ‘baju coklat’.”Disinilah kami menuntut untuk di’turun’kan,” jelasnya.
Kami jelas menolak dan tidak mau aparat ‘baju coklat’ dilibatkan, mestinya aparat ga memihak saat aksi #GantiPresiden2019 neno warisman di Riau, tukasnya
“Kenapa aparat turun tangan, malahan setela itu Kapolda dinaikan, mestinya turun. Ini mestinya tanda tanya” paparnya mempertanyakan.
Selanjutnya, sebutlah, Siti Aftamari salah seorang aktivis Barisan Emak emak (BEM) katakan ini bagaimana dengan yang ga dukung sana, bahwa hanya di rezim ini baru muncul emak emak. itu ‘sejarah’ mesti mencatat,” tandasnya
Kemudian, Jimmy CK, panglima RN PAS, katakan RN PAS hanya mengawal BEM
Terkait jumlah emak emak, kemuka Jimmy dimana semisalnya saja 35% pendukung PS saja sudah berumahtangga, maka berapa puluh juta emak emak yang akan turun nantinya ?, Ungkapnya.
Salah satu faktor kekalahan Prabowo-Hatta itu tidak Koordinasi, dan gerak masing masing. hingga mudah dipecahbelah.
“Maju..Menang..Allah Ridho!,” pungkasnya
Sementara, Team pemenangan pusat, yang mana segelintir dianggap hanya dibutuhkan saat pemenangan, itu mesti dicermati.
“Maka perlu diseleksi, bagi saya relawan itu rela dan mesti melawan,” pungkasnya.[Nicholas]

Comment

Rekomendasi Berita