by

Ruang Kelas Kapal Peradaban Bandaraya, Desa Sokop Rangsang DiresmikanR

RADARINDONESIANEWS.COM, MERANTI – Alhamdulillah, Ruang Belajar dari Yayasan Dompet Dhuafa telah diresmikan, Selasa (15/11). Sebelumnya Yayasan Dompet Dhuafa sudah mengirimkan dua orang Relawannya, kini sebuah bangunanpun telah berdiri disini, Dusun Bandaraya Desa Sokop.

Peresmian dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti. Drs. M. Arif, MN beserta empat staf Dinas Pendidikan lainya, Kepala UPTD Kecamatan Rangsang Pesisir Mazlan, S.Pd.SD, kepala Desa Sokop yang hari ini di wakili oleh staff Desa, Kahar, kepala SDN 12 Sokop,  Sutisno beserta dewan guru, kepala Dusun Bandaraya, Nardi, ketua adat Dusun Bandaraya, Aheng, seluruh wali murid sekolah Fillial SDN 12 Sokop dan warga Dusun Bandaraya.

Ditengah acara peresmian ini siswa-siswi Sekolah Fillial SDN 12 Sokop pun ikut meramaikan kegiatan ini. Beberapa penampilan mereka menjadi persembahan anak-anak untuk orangtua dan tamu yang hadir. Inilah bukti hasil belajar mereka yang sedikit menjadi bekal di kemudian hari. Menari, membaca puisi, serta membacakan ajaran Islam antara lain : Rukun Islam, Huruf Hijaiyah, 25 Nabi, serta kisah Nabi Muhammad. Riuh tepuk tangan dari para orang tua yang berhadir. Mereka memang belum beragama Islam, namun ini akan menjadi bekal diri mereka dikemudian hari. 

 
“Luar biasa. Sudah ada kemajuan di sini. Dulu ketika awal saya datang,  bersama tim Dompet Dhuafa ini masih hutan, semak sekali. Tetapi sekarang sudah jauh berkembang. Saya tidak menyangka sebelumnya. Insya Allah suatu saat daerah ini akan menjadi kota”, papar kepala dinas dalam sambutannya.

Benar sekali. Ketika launching program dari Dompet Dhuafa ini masih berupa lahan kosong yang dipadatai tanaman hutan. Dengan perencanaan akan adanya donasi bangunan yang akan didirikan disini maka warga Dusun Bandaraya ini pun melakukan gotong royong. Untuk menjadikannya seperti saat ini bukanlah semudah membalikkan telapak tangan. 

 
Gambut yang tebal membuat warga bergotong royong beberapa kali. Kerjasama demi kemajuan merekapun terlihat dengan cara mereka melakukan semuanya. Mulai dari pembersihan lahan, pengangkutan bahan saat pembanguan bahkan membantu ini dan itu. Hingga saat peresmian bangunan inipun warga turut membantu. Menyediakan apa yang kami butuhkan.

“Wah, ibu-ibunya ramai ya mbak yang ikutan bantu?”, ujar kang Asep tim Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa yang menghadiri acara peresmian ini sebagai perwakilan Dompet Dhuafa.

“Iya, Alhamdulillah kang. Beginilah para warga, mereka sangat antusias ketika kita akan mengadakan acara. Gotong royong yang luar biasa”, jawab Siti (Guru Konsultan Relawan Dompet Dhuafa).

Kini bangunan itu sudah berdiri kokoh, serah terima juga sudah dilakukan. Kemudian bagaimana akan berfungsinya bangunan ini adalah tugas bersama. ”Sekarang sudah ada bangunan sekolah walaupun masih empat ruangan. Insya Allah akan kita tambahhkan tiga lagi ruang belajar dan satu kantor majelis guru. Sedangkan untuk guru yang memang masih kurang insya Allah akan ada Guru Garis Depan yang sekarang sedang di asramakan sebelum nanti akan diterjunkan ke lapangan perbatasan wilayah”, papar kepala Dinas Pendidikan.

Yayasan Dompet Dhuafa berharap dengan berdirinya ruang belajar ini, proses pembelajaran disini harus tetap berlanjut meskipun dengan segala keterbatasan yang ada. Jadikan segala keterbatasan itu untuk memacu diri kita untuk lebih kreatif. INSYA ALLAH.[HM]

Comment