by

Rumah Pengasingan Soekarno Di Berastagi Sebagai Wisata Sejarah

Rumah Pengasingan Soekarno di Berastagi, Sumatera Utara. [Hermanto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Soekarno. Presiden RI pertama dengan karakter nasionalismenya yang dikenal jagat raya ini juga tokoh besar, proklamator Indonesia. Bung Karno menjadi panggilan akrab oleh rekan sejawat dan politisi di zamannya.

Keluarga besar Nurman ST Djamaris
Tokoh karismatis yang dekat dengan tokoh dunia seperti JF Kennedy ini berupaya keras merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam upaya memperjuangkan hak kemerdekaan bangsa Indonesia, Soekarno megalami penangkapan, penahanan bahkan diasingkan ke suatu tempat atau daerah terpencil. Salah satu tempat pengasingan Soekarno oleh Belanda adalah Berastagi, Parapat Sumatera Utara.

Setelah Soekarno ditangkap di Gedung Agung oleh penjajah Belanda pada 22 Desember  tahun 1948, saat agresi militer ke dua, Berastagi menjadi tempat pengasingan sementara Bung Karno. Rumah Bung Karno yang terletak si Berastagi, tepatnya di belakang Bukit Kubu, merupakan saksi bisu pengasingan Bung Karno waktu itu.

Bangunan Rumah Pengasingan Soekarno berukuran 10 x 20 meter dengan arsitektur bergaya Eropa, bercat putih, dan beratapkan seng warna merah. Di pelataran depan terdapat patung perunggu Sukarno dalam posisi duduk berukuran 7 meter. Patung Bung Karno yang berada di depan rumah tersebut, baru diresmikan pada 21 Juni 2005. Masih belum banyak orang yang tahu keberadaan tempat ini.

Rumah Pengasingan Bung Karno ini berada di Kota Berastagi, tepatnya berada di Jalan Sempurna Berastagi, Belakang Bukit Kubu. Saat ini menjadi MESS PEMROVSU. Rumah tersebut masih terawatt dengan baik. 

Ketika memasuki pekarangan Rumah tersebut, setidaknya kita harus izin kepada orang yang menjaga lokasi ini. Jika ingin memasuki Rumah Bung Karno dan melihat isi dalamnya setidaknya datanglah pada hari biasa, bukan hari-hari libur, karena pada hari libur rumah tersebut digunakan untuk menginap.

Bangunan Rumah Pengasingan Soekarno adalah saksi bisu dalam sejarah nasional Indonesia. Sebuah tempat yang menjadi kebanggaan masyarakat Medan, Sumatera Utara. Selain sebagai bukti sejarah, tempat ini menjadi sarana pembelajaran dan wisata sejarah untuk generasi mendatang.[GF]


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 4 =

Rekomendasi Berita