Rumah Ustadz Anshori Diberi Tanda Silang Buat Gempar Warga Pejaten Barat

Berita1383 Views
Petugas keamanan dari Koramil 03 saat berbincang denga Ustad Anshory.[Herman]
RADARINDONESIANEWS.COOM, JAKARTA – Isu merebak bangkitnya PKI dan ancaman pembunuhan terhadap Kyai, Ulama, dan para ustadz semakin membuat resah masyarakat khususnya di Pejaten Barat setelah kejadian tanda silang di kediaman ust. Anshori, warga RT05/08, Kelurahan Pasar Minggu, Senin (19/2/2018).
Melihat rumahnya diberi tanda silang dan khawatir terhadap dirinya, ust. Anshori (38) langsung melapor ke pihak Koramil 03 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Atas laporan tersebut, Danramil 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi bersama dua anggota Babinsa, Peltu Sunarto dan Serka Pardi langsung meluncur ke lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun radarindonesianews.com, hingga sampai saat ini, penjagaan terhadap kediaman ust. Anshori masih dilakukan.
“Ada TNI/Polri berjaga di rumah ust Anshori.” Ujar salah seorang sumber yang tidak jauh dari lokasi tersebut, Selasa (20/2/2018).
Menurut Danramil 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi, saat dikonfirmasi melalui percakapan Whatsapp mengatakan tanda silang sudah dihapus oleh pemilik rumah dan dalam kasus tersebut sudah dilakukan kordinasi dengan aparat RT05, RW08, Linmas, Tomas, Toga, Babinsa dan Lurah setempat.
Untuk menjaga agar situasi aman terkendali, Danramil meminta kepada seluruh elemen masyarakat terutama petugas siskamling, aparat TNI POLRI, warga masyarakat lainnya waspada terhadap kehadiran orang asing atau orang yang tidak dikenal dan melakukan koordinasi dengan unit terkait.untuk meningkatkan kewaspadaan.
Ditambahkan Mayor Chb Purwanto, S.Psi, untuk menjaga agar situasi dan kondisi tetap terkendali, kedepan, harus dibangun sinergi unsur 3 pilar baik di tingkat Kecamatan maupun Kelurahan, tingkatkan siskamling oleh warga, patroli bersama. Babinsa dan Binmas Komsos melakukan silaturahim kepada warga khususnya ulama, Kyai dan Ustadz.
Selain itu tambahnya lagi, aktif ikut dalam giat keagamaan seperti sholat berjamaah, pengajian, majelis taklim, silaturahiim ke kediaman Ustadz.[GF]

Comment