by

Saiful Chaniago, Waketum DPP KNPI Apresiasi Meninvest Bahlil Prioritaskan Pengusaha UMKM

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Tidak bisa dipungkiri, usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Maka tak heran jika sektor UMKM terganggu maka ekonomi nasional juga terganggu.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai 64 juta. Angka tersebut mencapai 99,9 persen dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia.

Selama pandemi Covid-19 ini, sektor UMKM paling terdampak. Banyak pengusaha UMKM tersebut yang harus gulung tikar karena permintaan jatuh.

“Selama pandemi ini jujur saja banyak UMKM yang terhenti usahanya, sekitar 30 persen yang usahanya terganggu.”Ujar Waketum DPP KNPI ini melalui hubungan WhatsApp, Jumat (17/9/2021).

Saiful menambahkan, sedangkan UMKM yang terdampak tapi menciptakan inovasi-inovasi kreatif sekitar 50-70 persen.

Saiful mengamati dan menilai peran Menteri Investasi/Kepala BKPM RI yang memperhatikan secara serius keterlibatan pengusaha kecil menengah dalam semua kepentingan investasi dalam negeri.

‘Langkah pak Bahlil ini tentu memberikan dampak positif terhadap pergerakan dan meningkatnya kapasitas pengusaha kecil menengah di seluruh Indonesia.” Ujarnya.

Hal ini tambah Saiful dibuktikan dengan dilibatkannya para pengusaha kecil menengah dalam setiap penandatanganan kontrak investasi di semua wilayah Indonesia.

Saiful menegaskan bahwa di masa pandemi saat ini, tentunya langkah Meninvest Bahlil wajib diapresiasi karena beliau terus berjuang untuk memulihkan kondisi ekonomi bangsa dengan memaksimalkan sektor Investasi.

Ditambahkan Saiful, dalam setiap kepentingan investasi, Meninvest Bahlil senantiasa melibatkan UMKM pada semua program investasinya.

“Kami berharap, komitmen ini terus berjalan karena sangat mempengaruhi kekuatan pergerakan ekonomi Indonesia secara nasional.” Imbuhnya.[]

Comment

Rekomendasi Berita