Sal Priadi Angkat Isu Lembur Lewat OST Monster Pabrik Rambut

Hiburan52 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Musisi Sal Priadi merilis lagu terbaru berjudul Kepala, Pundak, Kerja Lagi yang didapuk sebagai original soundtrack (OST) film Monster Pabrik Rambut. Lagu tersebut dirilis bertepatan dengan momentum Hari Buruh dan ramai diperbincangkan di media sosial karena dinilai merefleksikan realitas pekerja yang mengalami kelelahan akibat lembur dan tekanan kerja.

Berbeda dari lagu-lagu romantisnya seperti Gala bunga matahari dan Ada titik-titik di ujung doa, kali ini Sal mengangkat tema overwork melalui lirik sederhana yang menggambarkan rutinitas dan tekanan pekerja sehari-hari.

Sal mengatakan ide lagu tersebut lahir setelah ia memahami tema utama yang diangkat dalam film, yakni persoalan lembur dan tekanan kerja yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Tema di film Monster Pabrik Rambut membahas soal overwork dan lembur, sesuatu yang sangat dekat sekali. Sehingga dengan mudah aku bisa menangkap gagasan filmnya lalu aku sampaikan dengan caraku di lagunya,” ujar Sal Priadi dalam keterangan tertulis, Senin (12/5/2026).

Dalam proses produksinya, Sal berkolaborasi dengan musisi dan produser Attila Syah untuk menghadirkan nuansa musik elektronik yang berbeda dari karya-karyanya sebelumnya. Ia juga mengaku baru pertama kali menulis lagu secara langsung di lokasi syuting film.

Menurut Sal, pengalaman tersebut menjadi hal baru dalam perjalanan bermusiknya. Ia berharap lagu itu dapat menjadi representasi solidaritas bagi para pekerja yang menghadapi dinamika pekerjaan dan tekanan lembur.

Film Monster Pabrik Rambut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Film produksi Palari Films itu disutradarai oleh Edwin dan dibintangi sejumlah aktor, di antaranya Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan Kev.

Film tersebut mengisahkan Putri yang kehilangan ibunya setelah bekerja tanpa istirahat selama beberapa hari di sebuah pabrik. Bersama sang adik, ia berupaya mengungkap misteri kematian sang ibu yang diduga berkaitan dengan sosok gaib di tempat kerjanya.

Sementara itu, Palari Films dikenal sebagai rumah produksi yang melahirkan sejumlah film Indonesia, seperti Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Kabut Berduri, Ali & Ratu-Ratu Queens, dan Posesif.[]

Comment