RADARINDONESIANEWS.COM, CIREBON — Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bersama Ibu Netty digelar di Aula Gedung Bagas Raya, Kota Cirebon, Sabtu (8/8/2026) dengan melibatkan pelajar SMA dan SMK.
Kegiatan tersebut mendorong generasi muda membiasakan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
Kegiatan yang melibatkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tersebut juga dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si., serta jajaran Dinas Kesehatan Kota Cirebon.
Netty mengatakan pelajar merupakan kelompok strategis dalam menyampaikan pesan kesehatan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Program yang baik seperti cek kesehatan gratis harus didorong agar masyarakat tidak takut dan berani datang ke tempat-tempat layanan untuk memeriksakan dirinya,” ujar Netty.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Hj. Siti Maria Listiawaty, MM, mengatakan CKG tidak hanya ditujukan untuk mengetahui penyakit, tetapi juga mendeteksi faktor risiko sejak dini.
Menurut Siti Maria, pemeriksaan dapat menemukan kondisi seperti pradiabetes yang masih dapat dikendalikan melalui perubahan pola hidup.
“Kalau proses pra-penyakit ini, misalnya diabetes itu pradiabetes, masyarakat dengan mengubah pola hidup kepada perilaku hidup sehat bisa kembali kepada kondisi normal,” jelasnya.
Pelaksanaan CKG di wilayah kerja Puskesmas Majasem menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dengan menjangkau sekolah, posyandu, tempat umum hingga perkantoran.
Kepala Puskesmas Majasem, dr. Suhandri Nurhidayat, mengatakan pemeriksaan menemukan sejumlah persoalan kesehatan, antara lain gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan gigi dan mulut, serta faktor risiko hipertensi, diabetes dan pradiabetes.
Selain pelajar, CKG menyasar masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai bayi baru lahir, balita, anak sekolah, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.
Untuk memperluas deteksi dini, Puskesmas Majasem juga akan mengintegrasikan CKG dengan pemeriksaan tuberkulosis (TBC) pada 1–7 September di wilayah kerjanya.
Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin dan melakukan pencegahan sebelum penyakit berkembang lebih serius.[]









Comment