Sry Rahmadani: 212 Penanda Kebangkitan Umat

Berita1278 Views
Sry Rahmadani
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin (BKSN) terus melakukan konsolidasi untuk ikut menyukseskan Reuni Akbar Alumni 212 di Jakarta, Minggu (2/12) depan. Sejumlah tokoh NU dan pesantren disebut siap hadir di acara tersebut.
“Selain Jawa Timur, dari Jawa Tengah dan Jawab Barat banyak kiai pesantren dan mantan pengurus NU yang siap hadir untuk mengukuti dzikir dan shalawat di Reuni Akbar Alumni 212. Ini dilakukan demi keutuhan bangsa dan negara. InsyaAllah Sabtu (1/12) kami sudah sampai di Jakarta,” demikian H Agus Solachul A’am Wahib Ketua BKSN kepada duta.co, Minggu (Eramuslim.com)
Kebangkitan umat islam sudah mulai terlihat dari mulai aksi aksi yang di gelar tahun tahun belakangan ini. 
Kebangkitan umat untuk bersatu bersama ingin agama Allah dimenangkan di bumi Allah Indonesia.
Kebangkitan umat ini tidak terlepas dari upaya dakwah yang selalu diupayakan para pengemban dakwah.
Kebangkitan umat yang membuat para kapitalisme ketakutan dan berusaha untuk memadamkan api kebangkitan Islam.
Para kapitalisme takut kursi-kursi yang selama ini mereka duduki yang telah menjadi pencetak uang  bagi kaum kapitalisme, karena tunduk pada pemilik modal (Asing dan Aseng). 
Beribu cara kaum kapitalisme ingin memadamkan api kebangkitan persatuan umat alih-alih memadamkan malah membuat umat islam makin bersatu.
Dari mulai menista Al-Quran, Persekusi ulama, pembubaran organisasi Islam dan yang terakhir pembakaran bendera Tauhid, alih-alih memadamkan malah api persatuan umat semakin berkobar. Sesuai dengan firman Allah Ta’ala :
يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ [التوبة : 32]
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. (QS. At-Taubah [9] : 32)
Maka gelora kebangkitan umat ini harus kita jadikan moment untuk kebangkitan Islam, dan sudah sangat urgent untuk mencampakkan sistem kapitalisme berbungkus Demokrasi dan kembali malanjutkan kehidupan Islam dengan menerapkan hukum Allah di bumi Indonesia. Agar Indonesia menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur  “Negeri yang baik dengan Rabb Yang Maha Pengampun”. Wallahu a’lam.[]

Comment