Ulama Palestina dan Muhammad Husen Gaza Hadiri Munajat Kubro di Monas

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA– Munajat Kubro untuk mendoakan bangsa Palestina yang digelar Reuni 212 di Silang Monas, Sabtu (2/12/2023) menghadirkan ustadz Ahith Abdul Atho, seorang ulama Palestina.

Dalam kesempatan yang disiarkan langsung oleh IB dan Ummat TV tersebut ustadz Ahit Abdul Atho menyampaikan salam ta’zim dan penghormatan kepada para ulama, habaib dan para pemimpin umat yang hadir dalam Munajat Kubro di silang Monas ini.

Dari silang Monas ini, lanjut ustadz Ahit kita sampaikan salam penghormatan kepada saudara saudara kita di Gaza.

“Dari sini, dari Jakarta kita sampaikan penghormatan dan salam tahiyyat kepada para syuhada yang syahid di Gaza. Begitu juga kepada mereka yang terluka dan menjadi korban kebiadaban zionis.”  Ujar Ahit.

Beliau melanjutkan, dari sini juga kita sampaikan salam penghormatan kepada seluruh pejuang Palestina baik yang berada di front terdepan maupun yang ada di lorong lorong Gaza. Dari sini kita kirim penghormatan setinggi tingginya kepada para mujahidin  Palestina yang  telah mengorbankan jiwa raga untuk kaum muslim dunia.

Dalam kesempatan aksi Munajat Kubro tersebut ustadz Ahit mengatakan bahwa perang yang disebut dengan Tufanul Aqsa itu merupakan perang dalam rangka menjaga kesucian masjidil Aqsa.

“Tufanul Aqsa ditegakkan demi menjaga kemuliaan masjidil Aqsa.” Ujarnya semangat.

Oleh karena itu lanjutnya, saudara saudara kita di Palestina telah mengorbankan ribuan jiwa.

“Kami sampaikan kepada seluruh zionis apapun yang kami korbankan baik jiwa, raga, harta benda dan hancurnya rumah untuk membela kesucian masjidil Aqsa adalah hal kecil dan tidak berarti apa demi  Al Aqsa.”

Oleh karena itu lanjut ulama asal Palestina ini, andai tidak ada Tufanul Aqsa ini niscaya masjidil Aqsa berada dalam bahaya besar. Orang orang Palestina dalam bahatya besar. Umat islam dunia juga dalam bahaya besar.

Israel menurutnya seperri gila dengan membantai anak anak, wanita dan orang yang tidak bersenjata karena mereka gagal menghancurkan Aqsa dan Palestina.

Kepada umat islam indonesia, ustadz Ahit menitipkan keselamatan dan mengajak bersama membela Al Aqsa.

“Oleh karena pada hari ini kita inginkan amanah menjaga Al Aqsa kepada para ulama, tokoh ulama agar tidak meninggalka perjuangan demi Al Aaqsa.”

Dalam kesempatan tersebut, ulama Palestina ini juga menyampaikan bahwa apa yang disampaikan Prof DR. Habib Rizieq Shihab telah disampaikan kepada warga Palestina.

“Masjidil Aqsa adalah rumah kita semua. Bukan milik muslim Palestina saja. Menjaga Masjidil Aqsa kewajiban muslim seluruh dunia. Untuk membela Al Aqsa bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk kehadiran kita di monas.” Tambahnya.

Kaum Muslim Palestina di Gaza  sampaikan salam hormat kepada muslim indonesia yang membela Palestina. Lebih khusus lagi, kepada menlu yang telah mndukung secara jelas  kemerdekaan Palestina.

Hadir dalam Munajat Kubro yang dihadiri sekitar 3 juta peserta ini, Muhamad Husein Gaza yang telah lama menunggu momen seperti ini.

Dengan linangan air mata, Muhammad Husein Gaza memohon maaf atas kelemahan yang tidak bisa secara penuh membantu Palestina.

“Kami di sini bukan untuk menangisi kalian tapi untuk memberi kehormatan kepada kalian yang telah berjuang.” Ujar Muhammad Husein Gaza dwngan deraian air mata.

Dia juga membacakan QS. Al Isra:7 yang bicara soal kehancuran israel akibat tindakan kerusakan yang dilakuka  ke dua kalinya.

“Allah mengungkap kebiadaban dan kebibrokan wajah mereka sesungguhnya. Kebobrokan ekonomi, politik dan ekonomi.” Ujarnya sambil melakukan video call dengan masyarakat Gaza.

Muhammad Husein Gaza juga berpesan kepada kaum muslim agar tidak sekedar menonton tapi terus lanjutkan untuk memboikot produk israel.

Terkait Hamas, Husein juga menjelaskan bahwa pemerintah Jepang telah mengeluarkan Hamas dari daftar teroris. []

Comment