UNISSA Terima Kunjungan UNISMA dan Jalin Pena Indonesia, Perkuat Kolaborasi Global

Pendidikan23 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, BANDAR SERI BEGAWAN — Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) menerima kunjungan Universitas Islam Malang (UNISMA) bersama delegasi Jalin Pena Indonesia dalam rangka konferensi internasional bertajuk Islamic Higher Education in the Era of Global Transformation. Pertemuan ini diarahkan untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi.

Rektor UNISSA, Norarfan bin Zainal, mengatakan relasi antara UNISSA dan UNISMA telah terjalin sejak awal berdirinya kampus tersebut pada 2007. Ia menilai kemitraan itu menjadi fondasi penting bagi pengembangan program akademik yang lebih konkret.

“Kerja sama ini sudah berlangsung lama. Kami berharap kemitraan ini terus berkembang, terutama dalam pertukaran keilmuan dan penguatan sumber daya akademik,” ujarnya.

Dari pihak UNISMA, Wakil Rektor Erna Sulistyowati menegaskan pentingnya kolaborasi internasional untuk mendorong transformasi perguruan tinggi menuju standar global. Menurut dia, institusi pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membangun perdamaian melalui pendekatan akademik.

“Kolaborasi ini menjadi langkah menuju universitas berkelas dunia. Pendidikan menjadi sarana penting dalam menghadirkan kontribusi Islam bagi perdamaian global,” kata Erna.

Sementara itu, Ketua Jalin Pena Indonesia, Misbah Fikrianto, menyebut ada tiga agenda yang menjadi fokus tindak lanjut pertemuan ini.

Pertama, memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi di Indonesia dan Brunei Darussalam. Kedua, mengembangkan program visiting lecturer melalui pertukaran dosen. Ketiga, mendorong kolaborasi riset dan publikasi ilmiah bersama di tingkat internasional.

Kegiatan yang berlangsung di kampus UNISSA itu juga diisi dengan forum konferensi internasional yang menghadirkan sejumlah akademisi untuk membahas transformasi pendidikan tinggi Islam di tengah dinamika global.

Kolaborasi ini diharapkan berkontribusi pada penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan peradaban Islam di kawasan Asia Tenggara.[]

Comment