by

Wali Kota Jaksel: Penggusuran Rawajati Sudah Sesuai Prosedur

Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi.[dok/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Tri Kurniadi, Walikota Jakarta Selatan, membantah melanggar prosedur terhadap penertiban pemukiman warga di RT 09/04, Rawajati, Kecamatan Pancoran yang dilakukan Kamis (1/9). Tri menambahkan surat peringatan sudah diberikan kepada warga sebelumnya.
“Kami sudah keluarkan SP (surat perintah) bongkar, ini legal. Justru
sudah sejak September 2015 SP sudah keluar. Kita kan kerja berdasarkan
aturan,” kata Tri di lokasi penertiban, Kamis, 1 September 2016.
Tri menambahkan, sosialisasi telah disampaikan untuk
menghindari tindakan kericuhan. Tapi warga tetap tak menggubris dan
berdalih tanahnya milik pribadi. Sebenarnya, lanjut Tri, sosialisasi
sudah dilakukan sejak 2014 tetapi baru hari ini dilaksanakan
eksekusi.
“Kami sudah dialog panjang, bukan ujuk-ujuk gusur. Saya punya semua bukti sosialisasi,” ujar Tri.
Dalam penggusuran di Rawajati ini tegas Tri, warga tak akan mendapatkan ganti rugi. Karena
tujuannya menempati kawasan ruang terbuka hijau. Warga juga
telah mendapat kompensasi berupa tempat tinggal layak di Rumah Susun
(Rusun) Marunda, Jakarta Utara.
Rusun Marunda, tambahnya lagi, diperuntukkan bagi warga Rawajati
layak huni. Ia membantah pernyataan warga yang mengatakan rusun tersebut
dalam kondisi tidak layak karena bocor.
“Sudah pasti layak. Mereka saja belum masuk bagaimana bisa tahu itu bocor atau tidak,” katanya.
Tri juga mengatakan, sejumlah lima kepala keluarga bersedia pindah
dengan sukarela. Pemkot Jakarta Selatan hingga hari ini pun telah
menyiapkan bantuan angkutan truk Satpol PP. Mengantar warga pindah.[gf]

Comment

Rekomendasi Berita